Pemkot Solo Izinkan Taraweh dan Sholat Ied Tapi Larang Buka Bersama

ED
Rabu, 23 Maret 2022 | 06:27 WIB
Bagikan
Pemkot Solo Izinkan Taraweh dan Sholat Ied Tapi Larang Buka Bersama

VISI.NEWS | SOLO - Menjelang bulan suci puasa Ramadan 2022 ( 1443 Hijriyah) yang tinggal beberapa hari lagi, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo ancang-ancang untuk menggelar serangkaian kegiatan bertajuk "Semarak Ramadan 2022".

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, di depan peserta rapat persiapan "Semarak Ramadan 2022", di ruang rapat Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Selasa (22/3/2022), mengatakan,  rangkaian kegiatan di bulan suci Ramadan 2022 ini dicoba berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Setelah berbagai kegiatan religi di bulan Ramadan 2 tahun berturut-turut dibatasi akibat PPKM, menjelang lebaran tahun ini Pemkot Solo melonggarkan aktivitas masyarakat terutama untuk mendorong agar roda ekonomi di Kota Solo berputar.

"Angka penyebaran Covid - 19 sudah  menurun dan angka kesembuhan juga membaik. Kita mulai menggenjot roda ekonomi. Bulan Ramadan ini momen yang baik sekali untuk pemulihan ekonomi. Momen sangat baik, karena akan berlangsung pertemuan G20 sebentar lagi. Tidak perlu takut repot. Apabila ada keruwetan, justru ekonomi kita semakin cepat tumbuh. Asal kita juga menjaga protokol kesehatan secara ketat," ujar Gibran.

Dalam upaya menggenjot roda perekonomi Kota Solo tersebut, menurut wali kota Solo, Pemkot Solo merancang kegiatan "Semarak Ramadan" berupa kegiatan religi yang dipadukan dengan pagelaran budaya.

Selama bulan Ramadan sampai sehabis lebaran, Pemkot Solo akan memasang lampu hias berupa lampion berbentuk ketupat, lampu ting atau lentera, permainan cahaya lampu ambience yang dipadukan dengan pertunjukan musik religi, pesta takjil.dan bazaar UMKM.

"Kita warga Solo sekarang sudah 33 sampai 34 persen yang vaksin booster. Kita akan kejar, dalam 40 hari mendatang mencapai 70 persen, sehingga pas lebaran tidak ada kenaikan kasus Covid - 19. Vaksinasi booster kita fokuskan ke warga lansia," jelasnya.

"Semarak Ramadan 2022" dijadwalkan berlangsung lebih sebulan dari 2 April 2022 hingga 9 Mei 2022. Kendati demikian, Pemkot Solo memastikan pelaksanaannya masih menunggu instruksi pemerintah pusat, apakah seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan atau hanya pemasangan lampu hias beserta pernak - pernik Ramadan saja.

"Pemyalaan lampu hias setiap malam hanya mulai pukul 16.30 sampai pukul 22.00. Pertunjukan musik religi harus dihentikan selama sholat taraweh. Kegiatan lain harus menyesuaikan," tutur Wali Kota Solo, menjelaskan.

Pemkot Solo, sambung Gibran, juga akan mengizinkan sholat tarweh berjamaah serta sholat ied di lapangan. Dia menekankan, pelaksanaan sholat ied di lapangan harus diupayakan agar jarak antar jamaah dibuat lebih lebar.

Dalam rapat persiapan "Semarak Ramadan" di antaranya diputuskan, Pemkot Solo mengizinkan pelaksanaan sholat ied di tempat terbuka. Namun kegiatan buka puasa bersama tetap harus ditiadakan. Sedangkan untuk mencegah kemacetan lalu lintas di koridor Jl. Jenderal Sudirman, Pemkot Solo menyiapkan tempat parkir kendaraan di kawasan Benteng Vastenberg.

Selain itu, Pemkot Solo mempertimbangkan permintaan kalangan pengusaha untuk menampung kegiatan UMKM di sepanjang Jl. Mayor Kusmanto dan Mayor Sunaryo.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Solo, sebagai penanggung jawab Satgas Covid - 19, Ahyani, mengatakan kepada wartawan, perkembangan penyebaran Covid - 19 sudah menunjukkan terjadinya penurunan secara signifikan.

Pemkot Solo, setelah menghentikan berbagai kegiatan selama pandemi mencoba menggelar kegiatan masyarakat "Semarak Ramadan" dengan tujuan mendorong kebangkitan ekonomi.

"Kita mengadakan Semarak Ramadan ini, sebenarnya untuk mengantisipasi jangan ada ngabuburit. Jadi biar masyarakat tertata rapi dan tidak menimbulkan kerumunan," kata Ahyani.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Aryo Widyandoko, menambahkan, ide kegiatan "Semarak Ramadan" berasal dari kegiatan "Kampung Ramadan" yang digelar di Kampung Laweyan dan Kauman.

"Kita juga belajar dari  Gerebeg Sudira dalam perayaan tahu baru Imlek. Konsep itu yang kita terapkan dalam perayaan bulan puasa Ramadan, biar lebih punya makna dan manfaat. Setidaknya untuk mendukung pulihnya ekonomi masyarakat," tandasnya.@tok

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.