Pemkab Tangerang Siapkan Transformasi TPA Jatiwaringin Bertahap
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin./visi.news/ist.
VISI.NEWS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, berencana mentransformasi sistem pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, dari sistem open dumping menjadi controlled landfill (lahan urug terkontrol) secara bertahap setelah penanganan kebakaran di lokasi tersebut selesai.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, mengatakan transformasi tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memperbaiki tata kelola pengelolaan sampah.
"Tahun 2027 sudah menjadi concern Pak Bupati Tangerang dan kami untuk terus melakukan transformasi ini, termasuk proses capping (penutupan lahan) guna mencegah pencemaran mikroplastik," katanya di Tangerang, Selasa (7/7/2026).
Ujat menjelaskan, perubahan sistem dari open dumping menuju controlled landfill akan dilakukan secara bertahap. Tahap awal difokuskan pada area seluas satu hingga dua hektare dari total luas TPA yang mencapai 33 hektare.
"Untuk beralih ke controlled landfill memang butuh energi dan biaya yang sangat besar. Rencananya akhir tahun ini kita mulai cicil satu sampai dua hektar terlebih dahulu," ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan, saat ini pemerintah daerah masih memprioritaskan penanganan dan pengendalian kebakaran yang melanda TPA Jatiwaringin. Menurutnya, karakteristik tumpukan sampah yang tidak stabil menjadi tantangan utama bagi petugas di lapangan.
"Kendalanya memang di tumpukan sampah bagian dalam yang mudah terjebak. Kalau kaki melangkah, dalamnya bisa bolong dan ambles. Itu sangat berbahaya bagi petugas jika tidak didampingi alat berat dan semprotan air langsung," jelasnya.
Selain kondisi tumpukan sampah, cuaca panas ekstrem juga menjadi kendala dalam proses pemadaman. Untuk mempercepat penanganan, tim gabungan mengoptimalkan pemadaman dari udara melalui operasi water bombing yang kini diperkuat tiga unit helikopter dan direncanakan bertambah menjadi empat unit pada pekan ini.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!