Pemkab Bandung Libatkan 5 LPK Dalam Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Bidang Kejuruan Garmen
Dikatakannya, pendidikan dan pelatihan itu dalam upaya melakukan langkah-langkah ikhtiar dan menindaklanjuti kebijakan Bupati Bandung Dr. HM. Dadang Supriatna, yaitu mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Bandung.
"Selain itu untuk memberikan kesempatan bekerja kepada generasi muda yang siap kerja dan memiliki keahlian di bidang tekstil dan garmen yang saat ini Kabupaten Bandung maupun Indonesia menjadi pasar potensial produk-produk tersebut," ujarnya.
Rukmana mengatakan pelaksanaan kerjasama pendidikan dan pelatihan tersebut, merupakan bagian dari komitmen Bupati Bandung dalam upaya melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Selain itu untuk mencerdaskan bangsa, khususnya para generasi muda yang ada di Kabupaten Bandung. Termasuk mensejahterakan masyarakat dan turut serta perdamaian.
"Tidak terlepas dari itu, Bapak Bupati Bandung membuat visi misinya. Apalagi Kabupaten Bandung adalah kabupaten yang terbesar angka penduduknya di Indonesia, kedua setelah Kabupaten Bogor, yaitu 3,7 juta jiwa," tutur Rukmana.
Berkaitan dengan angka penduduk yang besar, lanjutnya, berkaitan dengan jumlah angkatan kerja yang besar.
"Usia kerja kita sampai 2,8 juta, dan angkatan kerjanya 1,8 juta jiwa dari 3,7 juta jiwa penduduk Kabupaten Bandung. Kita, sebenarnya tidak terlalu jelek amat, hasil terakhir itu adalah 6,52 persen dari angkatan kerja kita yang dikategorikan masih pencari kerja atau pengangguran di Kabupaten Bandung," ujarnya.
Tetapi, imbuhnya, karena jumlahnya yang besar, cukup signifikan juga kalau dihitung dari angka tersebut. "Kurang lebih 117.000 atau sampai 120.000 orang angka pengangguran di Kabupaten Bandung," tuturnya.
Salah satu IKD (Indikator Kinerja Daerah) Kabupaten Bandung, kata Rukmana, Bupati Bandung berusaha untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Bandung. Dengan harapan angka pengangguran di Kabupaten Bandung menurun, dan daya beli masyarakat meningkat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!