Pemkab Bandung Lanjutkan Assessment Pasca Longsor di Nagreg Bandung
Ia menyebutkan akses ruas jalan di sekitar lokasi bencana longsor itu, yang sebelumnya tertutup material longsor dan membahayakan sudah dibersihkan dan saat ini sudah bisa dilalui kendaraan.
"Kami juga berharap pemerintah desa setempat untuk terus melakukan pengawasan kepada warga sekitar, supaya jangan mendekati lokasi longsor. Lebih baik jauh dari lokasi bencana longsor karena khawatir mengancam keselamatan," katanya.
Uka Suska menegaskan jika melihat dari potensi ancaman longsor susulan masih ada. Apalagi sebelumnya terpantau masih ada longsoran kecil.
"Apalagi masih ada turun hujan dengan kondisi medan dan lokasi longsor yang cukup curam. Kita juga mengkhawatirkan ketika ada getaran bisa menimbulkan longsor," katanya.
Ia menyebutkan warga terdampak semuanya sudah dievakuasi ke sejumlah tempat penampungan atau pengungsian. Mulai dari musola, madrasah, selain di rumah kerabatnya.
"Kebutuhan makan dan minum sudah dilayani melalui dapur umum yang dibantu oleh Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung. Pemkab Bandung juga memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi warga yang terdampak bencana longsor. Apabila ada keluhan dari warga bisa disampaikan melalui desa setempat, kemudian ditindaklanjuti ke BPBD," ujarnya.
Menurutnya, penanganan bencana alam longsor di Kecamatan Nagreg itu ada kolaborasi dengan pihak OPD Kabupaten Bandung lainnya.
"Termasuk dengan kecamatan, desa dan sejumlah perusahaan lainnya yang menyatakan siap membantu untuk kebutuhan logistik dapur umum," katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!