Pemkab Bandung Gelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Bandung tahun 2025-2030

Desi Rossilawati
Senin, 17 Maret 2025 | 20:43 WIB
Bagikan
Pemkab Bandung Gelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Bandung tahun 2025-2030

Ia mencontohkan aliran sungai dari mulai Margahayu sampai Lanud Sulaeman kondisinya trouble dan tidak bisa diperbaiki, kecuali dengan cara padat karya.

"Menyepakati hasil rapat dengan Menteri ATR/BPN dan Gubenur, seluruh sepadan sungai harus dikembalikan ke semula dan rumah yang ada di sepadan sungai dibongkar, termasuk ada direvitalisasi," ujarnya.

Kang DS pun menyebutkan bahwa lebar sungai yang semula 20 meter harus dikembalikan ke semula. Selain itu lahan kritis yang mencapai 1.680 hektare berdasarkan data dan laporan dari Camat Kertasari, sehingga lahan tersebut harus diperbaiki.

"Alhamdulillah, Pak Gubernur Jabar menyanggupi 200 hektare penanamannya akan dilakukan Provinsi Jabar dan orang-orang yang memelihara tanamannya akan diberikan insentif," ucapnya.

Ia menyebutkan sekitar 2.700 hektare lahan kritis di Kecamatan Kertasari, Pacet dan Pangalengan harus dilakukan perbaikan dengan cara penanaman pohon.

Kang DS juga mengajak dan meminta bantuan kepada para aktivis lingkungan untuk memperbaiki lingkungan yang dimulai dari hulu.

Bupati pun turut menyikapi pasca Satgas Citarum Harum dibubarkan beberapa waktu lalu. Ia pun mengakui setelah Satgas Citarum Harum masuk ke Kabupaten Bandung, lingkungan bisa teratasi.

"Perusahaan-perusahaan yang buang limbah bisa teratasi dan ada efek jera. Maka kita akan menindaklanjuti dengan pelaksanaan rapat," katanya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.