Pemilik Speedboat Pastikan Kapal Laik Sebelum Hilang Kontak di Selat Sunda

Desi Rossilawati
Rabu, 9 September 2026 | 15:53 WIB
Bagikan
Pemilik Speedboat Pastikan Kapal Laik Sebelum Hilang Kontak di Selat Sunda

Personel Basarnas Banten menunjukkan peta posisi terakhir kapal pengangkut rombongan jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda, di Posko SAR Nasional, Pandeglang, Banten, Selasa (8/9/2026)./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Pemilik speedboat yang membawa rombongan jurnalis untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau memastikan kapal dalam kondisi laik sebelum berlayar hingga akhirnya hilang kontak di perairan Selat Sunda.

Pemilik kapal, Sandi Wiasa, mengatakan speedboat tersebut juga dilengkapi dokumen dan pelampung serta memiliki kapasitas untuk mengangkut delapan orang.

Kapal berangkat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Banten, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Menurut Sandi, kondisi kapal saat berangkat dalam keadaan normal.

“Kapal yang dipergunakan adalah kapal saya, itu berangkat kemarin sekitar jam 14.00 WIB lebih dari Dermaga Pegedongan,” kata Sandi Wiasa dalam keterangannya dikutip, Rabu (9/9/2026).

“Masih layak. Kapal layak untuk jalan," ucapnya.

Sandi mengaku pertama kali menerima informasi mengenai kapal yang hilang kontak dari Polsek Carita pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Ia mengatakan tidak menerima kontak dari kapten kapal sebelum kapal tersebut dinyatakan hilang kontak.

Sandi menyebut speedboat tersebut memiliki perangkat GPS portabel. Namun, ia mengaku tidak mengetahui alasan perangkat tersebut tidak dapat digunakan untuk melacak keberadaan kapal.

"Saya sudah menghubungi beberapa saudara-saudara kita yang ada di wilayah Sebesi, Lampung. Alhamdulillah sekarang juga sedang berusaha untuk membantu pencarian dengan nelayan-nelayannya,” kata Sandi Wiasa dikutip Antara.

Sandi juga membenarkan bahwa pemandu kapal sempat mengirimkan foto kondisi Gunung Anak Krakatau kepada istrinya.

Foto tersebut disebut dikirim sekitar empat jam setelah kapal berlayar. Menurut Sandi, foto itu diambil dari lokasi yang berjarak sekitar tiga kilometer dari area kawah Gunung Anak Krakatau.

Delapan Orang Hilang

Berdasarkan keterangan kantor SAR Banten, korban yang berada di dalam speedboat terakhir membagikan lokasi kepada rekan jurnalis di Lampung pada pukul 14.42 WIB.

Lokasi koordinat terakhir yang dibagikan berada di titik 6°14'40.52"S 105°40'49.48"T.

Tim SAR gabungan melaporkan terdapat delapan orang yang hilang dalam speedboat tersebut. Mereka terdiri atas lima jurnalis dan tiga awak kapal, yakni:

  1. Warta (kapten kapal)
  2. Surakman (ABK)
  3. Heriyanto (guide)
  4. M. Bagus Khoirunnas (Antara)
  5. Ari Basuki (Merdeka)
  6. Yudhis (iNews)
  7. Daus (Anadolu)
  8. Donal (freelance)

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.