Pemberdayaan UMKM PKK Percepat Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi
"Secara spesifik, perhatian Bank Indonesia maupun pemerintah adalah pada aktivitas dan inovasi UMKM yang produktif dan berdaya saing. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia atau Gernas BBI," jelasnya.
Pada sisi lain, menurut Nugroho, pemberdayaan dan kemandirian ekonomi keluarga perlu dikembangkan sebagai upaya mewujudkan keluarga yang sejahtera dan berkualitas. Pemberdayaan ekonomi keluarga, katanya, dapat dilakukan dengan upaya peningkatan pendapatan melalui usaha sesuai potensi yang dimiliki dan dibutuhkan oleh pasar.
"Untuk mengembangkan usaha yang potensial, diperlukan pendampingan dari berbagai pihak. Pendampingan masyarakat yang merupakan program PKK, yaitu Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), selaras dengan program Bank Indonesia dalam pengembangan klaster dan UMKM.
Salah satu fokusnya pada peningkatan kualitas produk dan daya saing usaha, serta peningkatan perluasan akses pemasaran," sambungnya.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta yang mewakili Kecamatan Banjarsari, Kecamatan Jebres, Kecamatan Pasar Kliwon, Kecamatan Serengan dan Kecamatan Laweyan, masing-masing sebanyak 6 orang, mendapat pelatihan dari Aries Adenata, co-founder Indonesia Branch Advisit Network dan Rakmatniwa, trainer dari BisnisUKM.com, dengan materi teknis pemilihan bahan dan bentuk kemasan inovatif, serta estetika kemasan. Sedangkan narasumber lain, Radithiyo Basumurtiatma dari Google, memberikan materi tentang pemasaran digital.@tok
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!