Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026

Lahan Milik Pemkot Sukabumi Miring, Ayep Ungkap Kendala Pembangunan Sekolah Rakyat

Desi Rossilawati
Kamis, 2 April 2026 | 05:39 WIB
Bagikan
Lahan Milik Pemkot Sukabumi Miring, Ayep Ungkap Kendala Pembangunan Sekolah Rakyat

VISI.NEWS | SUKABUMI - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus berupaya menyelaraskan program pembangunan daerah dengan pemerintah pusat.

Walikota Sukabumi, Ayep Zaki, menyatakan bahwa secara umum sebagian besar program pusat telah dilaksanakan di wilayahnya. Namun, ia mengakui masih ada program pusat yang belum terlaksana, yakni pembangunan Sekolah Rakyat.

Ayep menegaskan program Sekolah Rakyat yang belum terlaksana berdampak langsung pada penilaian akuntabilitas kinerja instansi pemerintah kota.

"Akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, kita sekarang ini harus di atas 90. Ada program pemerintah pusat yang belum kita selesaikan, satu yaitu Sekolah Rakyat. Sehingga penilaian kita agak kurang baik di situ karena belum kita kerjakan, tapi yang lain-lainnya sudah kita kerjakan semua," ujarnya.

Ayep Zaki mengungkapkan bahwa kendala utama dalam pembangunan sekolah rakyat yakni lahan yang siap bangun. Adapun lahan yang dimiliki Pemkot Sukabumi, kondisinya miring sehingga membutuhkan pematangan lahan yang biayanya besar.

"Kendalanya, kota tidak punya tanah, tanah yang flat yang luasnya paling tidak 5 sampai 7 hektar, kita enggak punya. Punya tanah kita agak miring sedikit sehingga perlu ada pengolahan tanah dulu, biaya pengolahannya sangat mahal," ujarnya.

​Sebagai solusinya agar program ini tetap berjalan, Pemerintah Kota Sukabumi akan membangun sekolah perintis. ​"Sehingga kita usahakan akan membikin dulu sekolah perintis Sekolah Rakyat," tambahnya. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.