Pelantikan Pengurus FKDT, Kang DS Berharap Jadi Wahana Melakukan Ikhtiar

ED
Sabtu, 27 April 2024 | 15:00 WIB
Bagikan
Pelantikan Pengurus FKDT, Kang DS Berharap Jadi Wahana Melakukan Ikhtiar

"Pertama pendidikan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Kedua, pendidikan budaya Sunda atau bahasa Sunda. Ketiga, dari mulai para siswa TK, SD dan SMP diwajibkan mengaji dan menghafal alquran," katanya.

Menurutnya, dengan adanya tiga muatan lokal itu, kemudian hadirlah guru ngaji ke sekolah-sekolah TK, SD dan SMP.

"Saya sudah menganggarkan Rp 109 miliar untuk 17.000 guru ngaji setiap tahunnya dan baru terealisasi 15.800 guru ngaji lebih," katanya.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, mengungkapkan bahwa kenapa program guru ngaji ini digulirkan. Hal itu berawal dari pengalaman Kang DS saat masih menjabat kepala desa dan memiliki keterbatasan anggaran, sehingga mencari anggaran sendiri untuk memberikan perhatian kepada para guru ngaji.

Kang DS mengisahkan pengalamannya saat menjadi kepala desa kedatangan istri seorang ustadz, yang menginformasikan ustadz atau guru ngaji itu sakit. Kemudian, ia membawa ustadz itu berobat ke rumah sakit.

Disaat ustadz itu sudah sembuh, Kang DS pun sempat memberikan jaminan kepada pihak rumah sakit dengan menjaminkan KTP supaya ustadz itu bisa pulang dari rumah sakit

"Saat abdi nuju nyupiran. Dalam pikiran saya, Ya Allah, lamun hiji waktu abdi dikersakeun dibere amanah jadi Bupati, maka lain ngan saukur ustadz sadesa, tapi sa kabupaten anu bakal diperhatikeun," katanya.

Sebelumnya, Kang DS mengutarakan cita-cita ingin jadi Bupati, yaitu ingin memuliakan ulama. Yaitu dengan cara memberikan insentif. Cita-cita kedua ingin masuk surga.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.