Pekan Depan, Menkeu Purbaya Umumkan Defisit APBN 2025
VISI.NEWS | JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa, akan mengumumkan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 pekan depan, termasuk defisit. Angka defisit diproyeksi membengkak meskipun diakui masih dalam batas aman.
Purbaya menjanjikan pengumuman kinerja dan defisit APBN pekan depan. Dia menyebut, besaran defisit akan sedikit lebih tinggi dari 2,78 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
"Mungkin agak bergerak sedikit, nanti hari Senin (5 Januari 2026) akan diumumkan, (bergerak) kira-kira ke atas," ungkap Purbaya dikutip dalam keterangannya, Jumat (2/1/2026).
Meski demikian, dia meyakini besaran defisit APBN tidak akan menembus batas yang ditetapkan dalam Undang-Undang.
"Tapi yang jelas kita amankan tidak melanggar undang-undang. Jadi masih dianggap cukup bagus," ucapnya.
Diketahui, pencatatan kinerja APBN 2025 dilakukan secara final pada 31 Desember 2025. Pada konteks itu, defisit APBN juga turut dicatat dengan rasio belanja dan pendapatan negara.
Meski belum mau memberikan bocoran, Menkeu Purbaya melihat besaran defisit APBN masih dalam kategori yang baik. Apalagi, melihat alur perkembangan ekonomi nasional sejak awal 2025.
"Dengan keadaan ekonomi yang buruk di awal tahun ya, tahun lalu. Sekarang harusnya dengan ekonomi yang lebih bagus, harusnya ke depan defisit akan semakin terkendali," jelasnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!