PB PABSI: Pelatnas Jangka Panjang Kunci Cetak Juara Dunia

ED
PN
Minggu, 28 Juni 2026 | 13:40 WIB
Bagikan
PB PABSI: Pelatnas Jangka Panjang Kunci Cetak Juara Dunia

VISI.NEWS | JAKARTA – Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) menyatakan dukungan penuh terhadap arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat pembinaan olahraga nasional melalui program pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang dan skema pendanaan multiyears. Menurut PB PABSI, kebijakan tersebut merupakan fondasi penting untuk menciptakan prestasi olahraga yang berkelanjutan dan melahirkan lebih banyak juara dunia bagi Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PB PABSI. Ia menilai perhatian Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terhadap penguatan sistem pembinaan olahraga nasional merupakan langkah strategis yang selama ini dibutuhkan oleh berbagai federasi olahraga di Tanah Air.

“PB PABSI sangat menyambut baik arahan dan perhatian Bapak Presiden Prabowo terhadap penguatan pembinaan olahraga nasional melalui pelatnas jangka panjang dan skema anggaran multiyears. Ini juga merupakan inisiatif Menteri Pemuda dan Olahraga yang menjadi langkah krusial karena prestasi internasional tidak dapat dibangun dalam waktu singkat, melainkan melalui proses pembinaan yang terencana, konsisten, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut PB PABSI, keberhasilan meraih prestasi di level dunia tidak bisa dicapai hanya dengan program jangka pendek. Dibutuhkan kesinambungan pembinaan sejak usia dini hingga atlet mencapai puncak performanya. Karena itu, kebijakan pelatnas jangka panjang dinilai sebagai solusi yang tepat untuk menciptakan sistem pembinaan yang lebih efektif dan terukur.

Model Pembinaan yang Sudah Diterapkan Sejak 2015

Bagi cabang olahraga angkat besi, konsep pelatnas jangka panjang sebenarnya telah diterapkan PB PABSI sejak tahun 2015. Organisasi tersebut menjalankan sistem pelatnas terpusat secara berkelanjutan tanpa pemulangan atlet ke daerah, sehingga proses pembinaan dapat berlangsung secara konsisten dan terkontrol.

Sistem tersebut mencakup pembinaan atlet dari berbagai kelompok usia, mulai kategori youth, junior, hingga senior. Dengan pola ini, atlet mendapatkan pendampingan secara menyeluruh selama masa pengembangan karier mereka.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.