HELM Jadi Pendukung Resmi Sepak Bola ASEAN 19 Jul 2026 Perang AS-Iran Masuk Babak "Berbahaya" 19 Jul 2026 MANTRA Tetapkan Ari Prabowo sebagai Ketua Umum 2026–2031, Fokus Transformasi Digital 19 Jul 2026 Ari Prabowo Pimpin GEMI Periode 2026–2031, Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 19 Jul 2026 BPBD Sukabumi Himpun Laporan Dampak Kekeringan dari Kades dan Camat 19 Jul 2026 Anggota DPR Dapil Sukabumi Tegaskan Pekerja Media Harus Dilindungi Perlindungan Sosial 19 Jul 2026 Dua Remaja Meninggal Terseret Ombak Pantai Kapitol Sukabumi 19 Jul 2026 Team Senyap Siapkan LPKSM, Dorong Masyarakat Jember Jadi Konsumen Cerdas 19 Jul 2026 Alfin Habib Hidupkan Kembali "Cindai" 19 Jul 2026 Laznas PPPA Daarul Qur’an Perkuat Sinergi Zakat Nasional 19 Jul 2026 HELM Jadi Pendukung Resmi Sepak Bola ASEAN 19 Jul 2026 Perang AS-Iran Masuk Babak "Berbahaya" 19 Jul 2026 MANTRA Tetapkan Ari Prabowo sebagai Ketua Umum 2026–2031, Fokus Transformasi Digital 19 Jul 2026 Ari Prabowo Pimpin GEMI Periode 2026–2031, Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 19 Jul 2026 BPBD Sukabumi Himpun Laporan Dampak Kekeringan dari Kades dan Camat 19 Jul 2026 Anggota DPR Dapil Sukabumi Tegaskan Pekerja Media Harus Dilindungi Perlindungan Sosial 19 Jul 2026 Dua Remaja Meninggal Terseret Ombak Pantai Kapitol Sukabumi 19 Jul 2026 Team Senyap Siapkan LPKSM, Dorong Masyarakat Jember Jadi Konsumen Cerdas 19 Jul 2026 Alfin Habib Hidupkan Kembali "Cindai" 19 Jul 2026 Laznas PPPA Daarul Qur’an Perkuat Sinergi Zakat Nasional 19 Jul 2026

Paul Merson Prediksi Final PSG vs Arsenal Berjalan Sangat Taktis

Desi Rossilawati
Jumat, 29 Mei 2026 | 14:04 WIB
Bagikan
Paul Merson Prediksi Final PSG vs Arsenal Berjalan Sangat Taktis

PSG vs Arsenal./visi.news/bola.com.

VISI.NEWS | BANDUNG - Final Liga Champions antara Paris Saint Germain (PSG) dan Arsenal diprediksi berlangsung lebih taktis dibandingkan spektakuler. Legenda Arsenal, Paul Merson, menilai pertandingan di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5/2026), berpotensi ditentukan oleh satu momen krusial, yakni tim yang mampu mencetak gol lebih dulu.

PSG datang ke partai puncak dengan modal sebagai juara bertahan setelah menyingkirkan Bayern Munich melalui agregat 6 5 di semifinal. Di sisi lain, Arsenal menunjukkan konsistensi luar biasa sepanjang kompetisi dengan melaju ke final tanpa menelan kekalahan dan hanya kebobolan enam gol dalam 14 pertandingan sejak fase liga.

Menurut Merson, kekuatan utama Arsenal terletak pada organisasi pertahanan yang disiplin. Karena itu, PSG dinilai harus menghindari situasi tertinggal lebih dahulu jika ingin mempertahankan gelar mereka.

"PSG akan menunjukkan respek kepada Arsenal. Ini tidak akan seperti saat melawan Bayern Munich di leg pertama, di mana pertandingannya terbuka dan seperti 'kamu cetak gol, maka aku juga'," ujar Merson dalam keterangannya dikutip, Jumat (29/5/2026).

"Kalau PSG ingin memenangi final ini, mereka tidak boleh membiarkan Arsenal mencetak gol lebih dulu," lanjutnya.

Analisis tersebut memperlihatkan kontras gaya bermain kedua tim. Arsenal dikenal solid saat mempertahankan keunggulan, sementara PSG memiliki kelebihan pada kualitas lini depan yang dianggap lebih tajam dan variatif.

"Kita tahu betapa sulitnya membongkar Arsenal. Bahkan PSG bisa main bertahan seperti yang mereka lakukan melawan Bayern di leg kedua, tapi trisula lini depan mereka superior dibandingkan Arsenal," ucappnya.

"Bahkan jika Arsenal mencoba, mereka tidak bisa menyamai lini serang PSG!" tambahnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.