PASSION | Karya Sastra Sunan Bonang Dijadikan Disertasi B.J.O. Schrieke "HET BOEK VAN BONANG" dan Tersimpan di Belanda
- Pegowes asal Kabupaten Bandung H. Edi Sudjono pada 1-5 Muharram 1445 Hijriah kembali melakukan Gowes Solo Eksplorasi “Napak Tilas Jejak Wali Songo” (NTSI). Kali ini warga Komplek Permata Biru Blok B RT 01 RW 19, Cinunuk, Kec. Cileunyi, ini melakukannya di Jawa Timur dan Madura. Pengalaman gowes jemaah Masjid Baitul Muttaqin Cinunuk melakukan perjalanan tersebut akan dituangkan dalam beberapa tulisan di VISI.NEWS. Selamat mengikuti.
Lamongan: Sunan Drajat
SETELAH istirahat sejenak, mulai menuruni anak tangga situs Giri Kedaton siap-siap gowes lagi ke Lamongan untuk ziarah ke Sunan Bonang putra Sunan Ampel yang terletak di Desa Drajat, Kecamatan Paciran.
Sekitar pukul 10 WIB gowes dilanjutkan lagi. Cuaca mulai panas, suhu sekitar 33° C. Bagi pegowes jam 10 adalah saatnya panas mulai membara. Perkiraan gowes yang harus dilakukan sejauh 48 km. Namun di perjalan ada masalah dengan Google Maps offline, arah ditujukan ke jalan tol. Saya ubah lagi ke mode online. Perjalanan dilanjutkan, lihat rambu memang ke Lamongan namun setelah dilihat maps lho jaraknya semakin jauh 61 km. Saya istirahat dulu di warung pinggir jalan sambil minum segelas besar es tebu cuma 5 ribu saja. Setelah tanya sama pemilik warung kalo diteruskan ini jalan ke Mojokerto atau jalur alternatif ke Lamongan. Oalah nyasar 20 kilometeran mana panas membara lagi. Namun dari sini ada jalan memotong lewat Jalan Raya Klampok.
Adzan dzuhur berkumandang saatnya mencari mesjid terdekat untuk menunaikan salat. Alhamdulillah, meskipun mesjidnya kecil namun ada kulkas yang berisi air mineral yang disediakan gratis buat jamaah, segeeer, "Ini mah mesjid ramah goweser," guman dalam hati. Sambil rebahan juga ngecas HP.
Pukul 13.00 WIB gowes lanjut lagi. Ketika memasuki Jalan Raya Gresik-Lamongan jalan dipenuhi lagi truk dan kontainer. Akhirnya sampai di gapura Selamat Datang di Lamongan, alhamdulillah bahagianya. Perut sudah mulai minta diisi amunisi, saatnya makan siang. Lontong Kikil jadi pilihan menunya, makyuus.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!