Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026 Persija Gagal Manfaatkan Peluang, Persib Nyaris Nambah Gol ke-3 4 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026 Persija Gagal Manfaatkan Peluang, Persib Nyaris Nambah Gol ke-3 4 Aug 2026

Pascagempa, Warga Suriah yang Dilanda Perang Berjuang untuk Mendapatkan Bantuan

ED
Selasa, 14 Februari 2023 | 04:57 WIB
Bagikan
Pascagempa, Warga Suriah yang Dilanda Perang Berjuang untuk Mendapatkan Bantuan

Banyak orang di daerah tersebut telah mengungsi dari konflik yang sedang berlangsung dan tinggal di pemukiman tenda yang padat atau bangunan yang melemah akibat pemboman di masa lalu.

Gempa tersebut menewaskan lebih dari 2.000 orang di daerah kantong, dan lebih banyak lagi mengungsi untuk kedua kalinya, memaksa beberapa orang untuk tidur di bawah kebun zaitun dalam cuaca musim dingin yang sangat dingin.

"Saya kehilangan segalanya," kata ayah dua anak Fares Ahmed Abdo, 25, yang selamat dari gempa tersebut. Namun rumah dan bengkel barunya tempat dia memperbaiki sepeda motor untuk mencari nafkah hancur. Sekali lagi dengan hampir tidak ada tempat berlindung dan tidak ada listrik atau toilet, dia, istrinya, dua anak laki-laki dan ibu yang sakit berdesakan di tenda kecil.

"Saya menunggu bantuan apa pun," katanya.

Mengunjungi perbatasan Turki-Suriah hari Minggu , Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan Martin Griffiths mengakui dalam sebuah pernyataan bahwa warga Suriah telah "mencari bantuan internasional yang belum tiba."

"Sejauh ini kami telah mengecewakan orang-orang di Suriah barat laut. Mereka merasa benar ditinggalkan," katanya. "Tugas saya dan kewajiban kami adalah memperbaiki kegagalan ini secepat mungkin."

Terlupakan

Suriah barat laut hampir seluruhnya bergantung pada bantuan untuk bertahan hidup, tetapi bantuan internasional pascagempa lambat mencapai daerah tersebut. Konvoi PBB pertama yang mencapai daerah itu dari Turki dilakukan pada hari Kamis – tiga hari setelah gempa.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.