Pasca Kasus Keracunan, Dedi Mulyadi dan BGN Evaluasi Program MBG
VISI.NEWS | BANDUNG - Psca mencuatnya kasus keracunan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah termasuk Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, dalam agenda evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Jawa Barat.
Dedi menyebut program MBG ini merupakan salah satu program strategis pemerintah dengan anggaran besar, sehingga pelaksanaannya harus benar-benar mengedepankan niat tulus.
Ia mencontohkan sikap Presiden Prabowo Subianto yang selalu mengedepankan ketulusan dan keikhlasan dalam setiap program yang dijalankan. Hal tersebut juga ditekankan kepada seluruh pelaksana program MBG.
“Program ini harus dijalani dengan sikap yang mulia. Tidak boleh ada kepentingan lain di dalamnya,” ujar Dedi Mulyadi dikutip dalam akun YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Kamis (2/10/2025).
Meski demikian, Dedi mengakui terdapat sejumlah persoalan krusial di lapangan yang perlu segera dievaluasi.
Beberapa di antaranya adalah pembayaran pegawai yang tidak sesuai standar, penggunaan bahan baku yang tidak memenuhi ketentuan, peralatan memasak yang kurang memadai, serta kondisi dapur yang tidak higienis.
Dadan Hindayana menambahkan, Jawa Barat termasuk salah satu penerima manfaat terbesar dari program MBG.
Total penerima manfaat di Jawa Barat mencapai 15 juta orang dengan dukungan 4.987 satuan penyelenggara gizi (SPG) dan 2.315 unit operasional.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!