Pasar Soreang Ambruk, Polisi dan Pemkab Lakukan Pendalaman
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Pemerintah Kabupaten Bandung melakukan langkah cepat menyusul insiden ambruknya bagian bangunan Pasar Sehat Soreang, Kabupaten Bandung yang terjadi pada Senin (16/3/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi awal untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut. Dari hasil pemeriksaan sementara, ditemukan adanya masalah pada konstruksi bangunan, khususnya pada bagian kanopi.
Menuru Kang DS sapaan akram Bupati Bandung, bangunan yang ambruk merupakan bagian dari pembangunan awal pasar yang dilakukan pada tahun 2020 dengan jumlah 16 kios. Namun, pada bagian kanopi ditemukan ketidaksesuaian spesifikasi teknis.
“Dari hasil pengecekan, terdapat kondisi kanopi yang bebannya terlalu berat. Lebarnya mencapai 1,2 meter, padahal seharusnya sekitar 80 sentimeter agar aman,” ujarnya.
Kang DS juga menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut, terutama karena adanya korban jiwa dalam insiden itu. Pemerintah daerah, kata dia, langsung mendatangi lokasi kejadian pada malam hari serta berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.
“Kami turut berduka atas kejadian ini. Tadi malam kami langsung ke lokasi dan sudah berdiskusi dengan pihak keluarga korban,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Bandung juga telah memanggil pihak pengelola pasar pada Selasa (17/3/2026) pagi. Kang DS menegaskan bahwa pengelola bertanggung jawab penuh terhadap korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka.
Selain itu, pengelola juga diminta segera memberikan kompensasi kepada para pedagang yang terdampak akibat tidak dapat beraktivitas pascakejadian.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!