Pasar Properti Nasional Bertahan Stabil di Tengah Penyesuaian Daya Beli

Desi Rossilawati
Jumat, 13 Maret 2026 | 13:57 WIB
Bagikan
Pasar Properti Nasional Bertahan Stabil di Tengah Penyesuaian Daya Beli

Ringkasan Wilayah Lain di Indonesia

-  Jawa Barat: Rumah tipe ≥201 turun -3% di Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi, dipengaruhi meningkatnya perhatian terhadap risiko lingkungan dan kebijakan moratorium perumahan. Di Cirebon, tipe ≥201 turun -3% di Kota Cirebon, sementara Kabupaten Cirebon stagnan. -  Bali: Harga hunian umumnya stabil. Penguatan terjadi pada tipe 121–200 di Kota Denpasar (+2%), didukung aktivitas ekonomi dan pariwisata yang tetap tinggi. -  Nusa Tenggara Barat: Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat mencatat stagnasi di seluruh tipe rumah, mencerminkan kondisi ekonomi daerah yang stabil. -  Sumatera: Di Palembang , tipe ≤54 naik 3% dan tipe 121–200 naik 2% , sementara di Pekanbaru tipe 55–120 tumbuh 3% , seiring pemulihan aktivitas setelah periode cuaca ekstrem. -  Kalimantan: Tipe 55–120 dan 121–200 di Balikpapan naik 2%, serta tipe ≥201 di Samarinda naik 2%. Sebaliknya, koreksi terbatas terjadi pada tipe 121–200 di Pontianak (-2%) dan Banjarmasin (-2%). -  Sulawesi: Terjadi penguatan selektif di Manado , yaitu kenaikan 2% untuk tipe ≥201 didukung dinamika ekonomi kreatif kota. -  Maluku: Pasar hunian Ambon stabil dengan penurunan tipis -3% pada tipe 55–120, di tengah tambahan pasokan rumah dari program hunian terjangkau. -  Papua: Di Jayapura, tipe ≥201 turun -2% . Penyesuaian terjadi seiring fokus pembangunan rumah terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Sementara itu, Indeks Harga Sewa Rumah Nasional pada kuartal 4 2025 naik tipis 0,6% dibanding kuartal 3 tahun 2025, namun turun -1% secara tahunan. Kenaikan harga sewa secara kuartalan ini terjadi di seluruh segmen, dengan penguatan relatif lebih terlihat pada rumah tipe menengah dan besar. Pergerakan ini menunjukkan pasar sewa yang relatif stabil setelah penyesuaian harga pada kuartal sebelumnya.

Berdasarkan tipe rumah, rumah tipe ≤54 naik 0,4%, tipe 55–120 naik 0,1%, tipe 121–200 naik 0,5%, dan tipe ≥201 juga naik 0,5%. Kenaikan terbatas ini mengindikasikan fase stabilisasi pasar sewa, dengan pertumbuhan yang relatif lebih kuat pada segmen menengah dan besar.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.