Pasar Kripto Korea Selatan Berada di Titik Balik Penting
VISI.NEWS | BANDUNG - Laporan terbaru dari Tiger Research untuk BlockFesta 2025 mengungkapkan bahwa Korea Selatan tengah bersiap memasuki era baru dalam industri kripto. Negeri Ginseng tersebut kini tengah mempersiapkan peluncuran ETF Bitcoin (BTC) lokal serta regulasi stablecoin berbasis won (KRW), yang akan memperkuat landasan pasar kripto negara tersebut.
Hingga 2025, Korea Selatan tercatat memiliki lebih dari 10 juta investor ritel kripto, yang setara dengan sekitar 20% dari total populasi. Menurut data dari Kaiko, volume perdagangan berdenominasi won bahkan sempat melampaui volume perdagangan dalam dolar AS pada kuartal pertama 2025. Partisipasi masyarakat yang besar ini menjadikan Korea sebagai salah satu pasar kripto paling aktif di dunia.
Namun, struktur pasar kripto Korea Selatan yang terlalu bergantung pada exchange besar seperti Upbit dan Bithumb menghadapi sejumlah keterbatasan. Meskipun exchange ini mendominasi pasar, regulasi ketat menghambat kemampuan mereka untuk berinovasi. Volume perdagangan pun mengalami penurunan signifikan hingga 62% dibandingkan dengan puncaknya pada 2021, yang semakin melemahkan posisi Korea di panggung pasar kripto global.
Dalam upaya untuk mengatasi masalah ini, regulasi baru menjadi kunci untuk memulai perubahan besar. Pemerintah Korea Selatan kini tengah mempersiapkan kebijakan melalui Digital Asset Basic Act, serta aturan baru terkait stablecoin dan roadmap otoritas keuangan (FSS). Langkah-langkah ini diharapkan dapat membuka pintu bagi investor institusional, termasuk perusahaan publik, dana pensiun, hingga manajer aset, untuk memasuki pasar kripto yang selama ini didominasi oleh investor ritel.
Penerapan aturan baru diproyeksikan memungkinkan sekitar 3.500 perusahaan untuk mengakses akun korporasi kripto mulai tahun 2025. Ini akan memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk menyimpan aset digital, melakukan transaksi resmi, hingga menggunakan Bitcoin sebagai bagian dari strategi treasury mereka. Kehadiran regulasi ini membuka potensi besar bagi pasar kripto di Korea Selatan untuk berkembang lebih jauh.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!