Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026

Paris Agreement Ditinggalkan AS, Indonesia Tetap Komitmen Tekan Emisi

Desi Rossilawati
Kamis, 30 Januari 2025 | 19:00 WIB
Bagikan
Paris Agreement Ditinggalkan AS, Indonesia Tetap Komitmen Tekan Emisi
VISI.NEWS | JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menanggapi keputusan Amerika Serikat yang mundur dari Paris Agreement, perjanjian internasional yang bertujuan menangani perubahan iklim melalui peningkatan penggunaan energi baru dan terbarukan (EBT). Bahlil mengungkapkan bahwa negara-negara yang semula menjadi penggagas Paris Agreement kini mulai meninggalkan komitmennya, termasuk AS. Kondisi tersebut membuat Indonesia berada dalam posisi dilematis. "Karena energi baru terbarukan ini kan komitmen dari Paris Agreement. Yang menginisiasi Paris Agreement, perlahan-lahan sudah mulai mundur. Amerika sudah mulai mundur," ujar Bahlil, Kamis (30/1/2025). Menurut Bahlil, saat ia menjabat sebagai Menteri Investasi, investasi berbasis energi hijau sempat menjadi tren global. Meski begitu, proyek energi terbarukan membutuhkan biaya yang jauh lebih besar dibandingkan energi fosil. "Yang namanya green energycost-nya pasti lebih mahal. Tapi waktu itu kan kita mau tidak mau harus ikuti konsensus itu. Dan itu kemudian menjadi satu hal yang harus dilakukan," ungkapnya. Ia menambahkan bahwa Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mengikuti arus global yang mendukung energi bersih. Meski ada komitmen untuk menurunkan emisi, kebutuhan anggaran yang besar membuat upaya tersebut tidak mudah. "Saya jujur untuk mengatakan sebenarnya kita pada posisi yang sangat dilematis untuk mengikuti gendang ini. Ini jujur aja, tidak usah kita tutup-tutupi," kata Bahlil dengan tegas. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.