Paradoks Gen Z: Paling Paham Finansial, Paling Rentan Pinjaman Daring
Pernyataan ini merujuk pada data terbaru OJK yang menyatakan pinjaman perseorangan macet lebih dari 90 hari untuk peminjam usia di bawah 19 tahun melonjak 763% year on year (YoY) pada Juni 2025.
Menurut Aska, kondisi ini dipicu oleh penggunaan dana pinjaman yang berorientasi pada kebutuhan konsumtif alih-alih produktif. Ini terlihat dari data temuan riset Jakpat dimana lebih banyak Gen Z yang menggunakan pindar untuk kebutuhan pengeluaran harian (56%) dan pembayaran tagihan (42%), meskipun 55% Gen Z pengguna pindar menggunakannya untuk kebutuhan mendesak.
"Biasanya hal ini terjadi karena budget Gen Z sudah dipakai untuk kebutuhan gaya hidup seperti menonton konser musik, membeli gadget terbaru. Sedangkan Milenial dan Gen X lebih banyak menggunakan pindar untuk memenuhi kebutuhan yang urgent," papar dia.
Aska menambahkan, faktor aksesibilitas yang terlalu mudah juga membuat orang mau menggunakan pindar, melihat hasil survei Jakpat yang menunjukkan tiga alasan terbesar menggunakan pindar di semester kedua 2025 adalah pencairan dana pinjaman cepat (63%), proses pengajuan cepat dan mudah (61%), serta persyaratan mudah (57%).
"Pendaftaran dan pengajuan pindar bisa dilakukan dengan mudah melalui platform digital, sehingga pindar menjadi solusi instan yang mereka (Gen Z) pilih. Sayangnya, kemudahan ini sering menjebak mereka dalam lingkaran setan gali lubang tutup lubang, dimana mereka mengambil pinjaman baru hanya untuk melunasi utang pindar lama," papar dia.
Untuk mengatasi jebakan utang yang merusak kesehatan finansial ini, Aska menilai solusi utama yang perlu didorong adalah edukasi dan intervensi restrukturisasi utang. "Institusi keuangan, penyedia pindar, dan regulator disarankan untuk tidak hanya fokus pada penyaluran dana, tetapi juga pada peningkatan literasi keuangan spesifik bagi Gen Z," saran dia.
Bagaimana dengan pertumbuhan platform fintech lainnya? Apa saja merek fintech yang paling banyak digunakan saat ini? Dapatkan hasilnya dengan data mendetail dalam laporan Jakpat "Indonesia Fintech Trends – 2nd Semester of 2025" pada tautan berikut: https://insight.jakpat.net/indonesia-fintech-trends-2nd-semester-of-2025/.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!