Panglima TNI Batalkan Mutasi 7 Perwira Tinggi
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 3 Mei 2025 | 16:30 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto membatalkan mutasi jabatan terhadap tujuh perwira tinggi, termasuk Letjen Kunto Arief Wibowo. Semula, Kunto akan berpindah posisi dari Pangkogabwilhan I ke Staf Khusus KSAD, namun keputusan itu kini telah diralat.
Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen Kristomei Sianturi, menjelaskan bahwa pembatalan dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan organisasi yang berkembang. Salah satu alasannya adalah masih adanya tugas strategis yang belum dapat ditinggalkan oleh para perwira yang dimutasi, termasuk Kunto.
"Dari alur rangkaian yang mengikuti mutasi Letjen Kunto ternyata belum seluruhnya dapat bergeser saat ini. Dengan pertimbangan adanya tugas tugas yang masih harus diselesaikan oleh pejabat saat ini dan perkembangan situasi. Oleh karena itu, diputuskan untuk menunda atau meralat perubahan tersebut," jelas Kristomei dalam keterangan tertulis, Jumat (2/5/2025).
Kristomei juga menegaskan bahwa seluruh proses mutasi dalam tubuh TNI selalu dilakukan secara profesional dan berdasarkan kebutuhan organisasi, serta telah melalui sidang Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti).
Publik menyoroti mutasi ini karena Letjen Kunto baru menjabat sebagai Pangkogabwilhan I sejak Januari 2025. Selain itu, penempatannya sebagai staf khusus KSAD sempat dipertanyakan, mengingat pangkatnya sebagai jenderal bintang tiga.
Beberapa pihak bahkan mengaitkan mutasi tersebut dengan ayah Kunto, mantan Wapres Try Sutrisno, yang sebelumnya ikut menandatangani delapan poin tuntutan dari forum purnawirawan TNI, salah satunya terkait desakan pergantian Wapres Gibran Rakabuming Raka oleh MPR. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!