Pakar Ungkap Perbedaan Batuk Flu dan Batuk Akibat Polusi

Desi Rossilawati
Senin, 7 September 2026 | 15:29 WIB
Bagikan
Pakar Ungkap Perbedaan Batuk Flu dan Batuk Akibat Polusi

Ilustrasi./visi.news/ist.

Alasan Polusi Udara Bisa Memicu Batuk

Dr Neetu Jain, konsultan pulmonologi PSRI Hospital India, mengatakan polutan PM 2.5 dari polusi udara dapat memicu penyempitan saluran napas. Kondisi itu terjadi melalui aktivasi reseptor saraf tepi di bronkus sehingga menyebabkan batuk terus-menerus.

"Penelitan telah menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kondisi ini, terutama terkait partikel dengan diameter aerodinamis kurang dari 2,5 mikrometer, yang umum disebut sebagai PM 2,5, dengan masalah batuk," ujar Dr Neetu Jain kepada India Today.

Batuk sendiri merupakan respons alami tubuh terhadap iritasi pada tenggorokan atau saluran pernapasan. Ketika zat iritan memicu sensasi tersebut, saraf akan aktif dan mengirimkan sinyal ke otak.

Otak kemudian memberikan perintah kepada otot-otot di dada dan perut untuk mengembuskan udara dengan kuat. Mekanisme tersebut membantu tubuh mengeluarkan zat yang mengiritasi saluran pernapasan.

Batuk sesekali merupakan fungsi tubuh yang normal. Namun, batuk yang berlangsung lama atau disertai lendir yang berubah warna maupun darah dapat menjadi tanda adanya kondisi medis tertentu.

"Paparan gas tertentu seperti sulfur dioksida, ozon, dan nitrogen oksida, yang terdapat dalam udara tercemar, dikaitkan dengan peningkatan keluhan batuk dan sesak dada. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang jelas antara polusi udara dan batuk," kata Dr. Jain.

Kapan Batuk Perlu Diperiksakan?

Karakteristik batuk dan gejala penyertanya perlu diperhatikan untuk menentukan langkah penanganan. Masyarakat disarankan berkonsultasi dengan tenaga medis apabila:

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.