Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026

Operasi Modifikasi Cuaca: BMKG Tabur 24 Ton Garam di Awan untuk Cegah Banjir di Jawa Barat

Desi Rossilawati
Rabu, 12 Maret 2025 | 11:43 WIB
Bagikan
Operasi Modifikasi Cuaca: BMKG Tabur 24 Ton Garam di Awan untuk Cegah Banjir di Jawa Barat

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan operasi modifikasi cuaca di Jawa Barat dengan menaburkan 24 ton garam di awan. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko banjir akibat curah hujan tinggi.

Pada saat di Bandara Husein Sastranegara Bandung pada Selasa (11/3/2025), Deputi Modifikasi Cuaca BMKG, Seto, menjelaskan bahwa saat ini awan di wilayah Jawa Barat terus berkembang dan tumbuh. Oleh sebab itu, penyemaian garam harus dilakukan secara berkelanjutan untuk memanipulasi intensitas hujan.

“Kami fokus pada wilayah selatan dan timur Jabar. Sementara untuk awan di wilayah Bekasi dan Bogor, ada armada pesawat dari Halim Perdanakusuma,” kata Seto dikutip dari keterangannya pada akun Instagram @info.baleendah, Rabu (12/3/2025).

Seto mengatakan jika awan masih berada di laut, pihaknya menggunakan NaCl (garam dapur) untuk mempercepat hujan turun sebelum mencapai daratan. Namun, jika sudah berada di daratan, pihaknya memakai CaO untuk mengurangi intensitas hujan.\

Operasi modifikasi cuaca ini bertujuan untuk mengubah hujan lebat menjadi hujan sedang. Begitupun hujan sedang menjadi kecil, Hal ini melihat prediksi hujan ekstrem yang diperkirakan akan terus terjadi hingga beberapa minggu kedepan.

Untuk modifikasi ini, BMKG mengoperasikan dua pesawat yang siap terbang 24 jam dari Halim Perdana Kusuma dan Husein Sastranegara untuk segera menyemai awan yang berpotensi membawa hujan deras.

Modifikasi cuaca ini diperluas ke wilayah Jawa Barat, setelah sebelumnya hanya dilakukan untuk Jabodetabek sejak (4/3/2025). Operasi ini dijadwalkan berlangsung hingga (20/3/2025), dengan target pengurangan curah hujan sebesar 30-60%.

“Dalam satu kali penerbangan, pesawat membawa 800 kg bahan semai, dengan rata-rata tiga sorti per hari. Total sekitar 2,4 ton bahan semai disebar setiap hari, sehingga dalam 10 hari bisa mencapai 24 ton,” tambah Seto.

Menurutnya, pesawat akan stanby di Bandara Husein untuk sewaktu waktu diterbangkan jika ada awan yang berpotensi menyebabkan hujan besar. Pesawat kemudian akan menabur garam di awan tersebut. Selanjutnya dampak kan dirasakan minimal 1 jam. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.