Operasi Keselamatan Lodaya 2025 Dimulai! Polresta Bandung Fokus Edukasi dan Penertiban

Desi Rossilawati
Selasa, 11 Februari 2025 | 06:31 WIB
Bagikan
Operasi Keselamatan Lodaya 2025 Dimulai! Polresta Bandung Fokus Edukasi dan Penertiban

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa penggunaan handphone saat berkendara sangat berbahaya dan menjadi salah satu sasaran utama dalam operasi ini.

Kapolresta Bandung juga menekankan, bahwa kesadaran masyarakat memegang peranan penting dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.

Ia mengajak semua pihak, mulai dari lingkungan keluarga, RT, hingga masyarakat luas, untuk turut serta dalam mengedukasi sesama agar disiplin dalam berlalu lintas.

“Kita sudah sering melakukan operasi, tetapi masih saja ada pelanggaran yang sama. Ini membuktikan bahwa operasi saja tidak cukup, perlu ada peran serta dari keluarga dan masyarakat dalam mendidik dan mengingatkan tentang pentingnya tertib lalu lintas,” tuturnya.

Terkait sanksi bagi pelanggar, Kapolresta Bandung menjelaskan bahwa tindakan akan dilakukan secara situasional.

Jika pelanggar tidak memiliki surat-surat kendaraan, maka kendaraan dapat ditahan. Namun, untuk pelanggaran ringan, pendekatan humanis akan tetap diutamakan.

Sementara itu, bagi pelajar yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), Kapolresta Bandung menegaskan bahwa mereka tidak diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor. Jika usia sudah mencukupi, mereka disarankan segera mengurus SIM.

"Dengan adanya Operasi Keselamatan 2025, Polresta Bandung berharap tingkat kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara semakin meningkat," jelasnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.