Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Novita Hardini Minta Kesejahteraan Kader Posyandu Diperhatikan

Desi Rossilawati
Senin, 5 Mei 2025 | 12:14 WIB
Bagikan
Novita Hardini Minta Kesejahteraan Kader Posyandu Diperhatikan
VISI.NEWS | TRENGGALEK - Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Trenggalek sekaligus Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, meminta pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan kader Posyandu yang menjadi ujung tombak layanan kesehatan masyarakat. Hal ini disampaikan saat acara Pengukuhan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Trenggalek Masa Bhakti 2025–2030, di Gedung Bawarasa, Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu (3/5/2025). “Kader Posyandu adalah para Kartini modern yang berjasa besar dalam menekan angka kematian ibu dan anak, memberikan edukasi kesehatan, hingga mendorong pembangunan di bidang kesehatan dari tingkat desa,” tegasnya. Ia menekankan bahwa kesejahteraan kader Posyandu harus masuk dalam prioritas anggaran pemerintah. Sebab tanpa mereka, cita-cita besar Presiden RI dalam bidang kesehatan dan pembangunan sumber daya manusia akan sulit tercapai. Tak sampai di situ perempuan yang juga dikenal sebagai tokoh pemberdayaan perempuan itu juga menyoroti pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi kader Posyandu. “Jangan hanya dua kali dalam setahun. Kalau bisa, pelatihan dilakukan rutin tiap bulan. Literasi kesehatan, pengasuhan anak, dan pola makan sehat harus terus dikuatkan dari tingkat bawah,” ujarnya. Ia pun optimis, dengan dikukuhkannya tim pembina Posyandu periode baru ini, ekosistem kesehatan yang kuat dan inklusif dapat terbentuk. Ia juga menyambut baik komitmen Bupati Trenggalek untuk mulai memperhatikan kesejahteraan kader secara ekonomi dalam program-program yang akan datang. “Saya yakin, jika kader-kader ini disejahterakan, mereka akan menjadi penggerak utama perubahan peradaban bangsa,” tutup Novita. @givary

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.