Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Novita Hardini: Industri AMDK Harus Lebih Menghormati Bumi dan Manusia

Desi Rossilawati
Rabu, 12 November 2025 | 18:11 WIB
Bagikan
Novita Hardini: Industri AMDK Harus Lebih Menghormati Bumi dan Manusia

VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI, Fraksi PDIP, Novita Hardini mendorong perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) untuk tanggung jawab atas eksploitasi air tanah, karena air adalah sumber daya publik dan bukan kategori komoditas eksklusif korporasi.

Ia mengungkapkan masih banyak perusahaan AMDK yang belum menunjukkan konsistensi melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Tidak ada, kalau rakyat di sekitar sumber mengalami kekeringan. Sedangkan perusahaan AMDK menumpuk keuntungan. Tak sedikit yang mengabaikan prinsip keadilan dan tanggung jawab sosial,” kata Novita dalam Rapat Komisi VII dengan industri AMDK, dikutip Selasa (11/11/2025).

Ia pun menilai bahwa CSR yang dilakukan perusahaan seringkali hanya bersifat seremonial dan tidak menjadi solusi jangka panjang.

“CSR yang dibutuhkan itu tidak berhenti hanya di spanduk dan laporan tahunan. Namun juga hadir dalam bentuk program konservasi air, pelatihan, dan pemulihan ekosistem,” ujarnya.

Novita mendorong perlunya audit lingkungan sekaligus evaluasi izin pengambilan air tanah, untuk memastikan perusahaan AMDK tak melampaui batas kapasitas.

“Air merupakan hak rakyat, dan bukan monopoli korporasi. Kita ingin industri tumbuh sekaligus menghormati bumi serta manusia,” pungkasnya. @givary

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.