Normalisasi Sungai Cipalasari Dinilai Berdampak Besar, SDA Jabar Optimistis Risiko Banjir Berkurang
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat Hendra Wardhana./visi.news/ihda
VISI NEWS | KABUPATEN BANDUNG - Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat Hendra Wardhana mengapresiasi langkah normalisasi Sungai Cipalasari yang dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak dalam upaya penanganan banjir di kawasan Dayeuhkolot.
Hal itu disampaikan Hendra saat mendampingi Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau sejumlah titik rawan banjir di Kecamatan Dayeuhkolot dan Baleendah, Jumat (12/6/2026).
Menurut Hendra, pengerukan Sungai Cipalasari merupakan langkah positif yang dilakukan secara gotong royong antara pemerintah daerah, komunitas pentahelix, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk mengurangi dampak banjir yang selama ini kerap terjadi di kawasan Jalan Raya Dayeuhkolot-Moh Toha.
“Ini tentu langkah yang sangat positif. Kami dari SDA Provinsi Jawa Barat selalu bahu-membahu dengan Pemerintah Kabupaten Bandung, Pentahelix Dayeuhkolot, dan seluruh pihak terkait untuk bersama-sama menangani persoalan banjir yang terjadi di wilayah Dayeuhkolot,” ujar Hendra.
Ia menilai hasil pengerukan sungai yang telah dilakukan akan memberikan dampak signifikan terhadap kapasitas tampung aliran air, terutama saat memasuki musim hujan ketika debit air meningkat cukup tinggi.
“Memang mungkin tidak bisa menghilangkan banjir secara langsung seratus persen, tetapi minimal dapat mengurangi dampaknya. Dari kondisi yang ada saat ini, kami melihat pekerjaan normalisasi ini akan memberikan manfaat yang cukup besar ke depannya,” katanya.
Selain pengerukan sungai, Hendra menegaskan bahwa penanganan banjir tidak dapat hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur. Peran serta masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menjaga fungsi saluran air dan sungai.
Menurutnya, masyarakat perlu berperan aktif dengan tidak membuang sampah ke sungai maupun saluran drainase karena dapat menghambat aliran air dan memperparah genangan saat hujan turun.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!