Niat Hentikan Perundungan, Remaja 16 Tahun Kehilangan Nyawa
VISI.NEWS | SERANG — Upaya seorang pelajar untuk membela temannya dari dugaan perundungan berakhir tragis. Fadel Alif Muhamad (16), siswa SMK Pariwisata Al-Khairiyah Tambang Ayam Anyer, meninggal dunia setelah terlibat keributan di Jalan Lingkar Prapatan Ciendut, Desa Bunihara, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Selasa malam.
Peristiwa bermula ketika korban sedang berkumpul bersama temannya berinisial BL. Situasi berubah ketika dua remaja lain, berinisial BR dan NL, datang menghampiri. NL disebut ingin meminta klarifikasi kepada BL terkait tudingan yang dianggap mencemarkan namanya di hadapan seorang teman perempuan.
“Selanjutnya ini saudara NL minta klarifikasi saudara BL untuk minta maaf sambil memvideokan agar diviralkan,” kata Kanit Reskrim Polsek Anyer Ipda Wangsa.
Permintaan tersebut memicu ketegangan. Korban disebut tidak terima temannya diminta menyampaikan permintaan maaf sambil direkam. Ia kemudian turun tangan membela BL, yang membuat situasi semakin panas.
“Korban ini turun dari motor dan emosi membela kawannya,” ujar Ipda Wangsa.
Keributan tak terhindarkan ketika BR ikut terlibat dalam adu mulut. Dalam situasi yang semakin memanas, terjadi tindakan kekerasan yang menyebabkan korban mengalami luka serius dan terjatuh di tepi jalan.
“Korban emosi mau membela kawannya, dan tidak lama datang saudara BR, sempat cekcok. Lalu ada kata-kata yang dikeluarkan BR ke korban, dan ribut,” jelasnya.
Korban sempat dibawa ke Puskesmas Anyer untuk mendapatkan pertolongan, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan. Setelah kejadian, terduga pelaku melarikan diri dari lokasi.
Kasus ini kini ditangani Satreskrim Polres Cilegon. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh rangkaian kejadian.
“Kasusnya sekarang ditangani Polres, langsung diambil alih karena ini atensi penusukan sampai meninggal. Dan saksi-saksinya juga dibawa ke Polres tadi malam,” tandas Ipda Wangsa.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras tentang bahaya eskalasi konflik di kalangan remaja, terutama ketika perundungan dan tekanan sosial ikut terlibat. @kanaya
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!