Natal di Tengah Perang: Pernyataan Keras Zelensky Picu Reaksi Kremlin di Saat Serangan Drone Memuncak
Kremlin merespons keras pernyataan Zelensky. Juru bicara Presiden Rusia, Dmitry Peskov, mengecam ucapan tersebut dan mempertanyakan kondisi mental serta kemampuan Presiden Ukraina dalam mengambil keputusan rasional.
Pernyataan dan eskalasi serangan ini terjadi tak lama setelah Zelensky mempresentasikan rencana perdamaian baru berisi 20 poin untuk mengakhiri perang yang dimulai sejak Februari 2022. Zelensky menuding Rusia menolak setiap upaya gencatan senjata, termasuk pada momen keagamaan.
“Moskwa tidak hanya menolak permintaan untuk menghentikan pembunuhan setidaknya pada Hari Suci ini, tetapi justru meluncurkan serangan rudal dan drone besar-besaran terhadap jaringan energi Ukraina,” kata Zelensky.
“Sayangnya, Rusia terus menolak proposal gencatan senjata yang nyata dan justru mencari cara untuk memperpanjang perang,” tambahnya.
Situasi ini memperlihatkan bagaimana perang Rusia–Ukraina masih jauh dari tanda-tanda mereda, bahkan pada momen yang secara simbolik diharapkan menjadi ruang bagi dialog dan kemanusiaan. @kanaya
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!