Musrenbang RKPD 2027, Camat Nardi Sunardi Ungkap Ciwidey Juara KIBB
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Tingkat Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung digelar di Aula Kecamatan Ciwidey, Selasa (10/2/2026).
Camat Ciwidey Nardi Sunardi, mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna yang diwakili Kepala Dinas Pertanian selaku Ketua Tim Musrenbang Kabupaten Bandung Ina Dewi Kania dalam pelaksanaan Musrenbang tersebut.
Nardi Sunardi juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran perwakilan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kabupaten Bandung yang turut mensupport terselenggaranya Musrenbang RKPD 2027. Hadir pula sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Bandung Dapil 1 Kabupaten Bandung, jajaran Forkopimcam Ciwidey, para kepala desa serta pihak lainnya.
Camat Nardi Sunardi turut menyampaikan dukungannya pada program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto, di antaranya program Makan Bergizi Gratis atau MBG.
"Untuk program MBG, alhamdulillah untuk Ciwidey ada 13 dapur dan yang running sudah 8 dapur serta yang persiapan 5 dapur dengan jumlah KPM (Keluarga Penerima Manfaat) sebanyak 18.880 orang. Sekalipun total semua dengan jumlah B3 (balita, ibu hamil dan ibu menyusui) sebanyak 29.842 KPM. Tidak menutup kemungkinan bertambah menjadi 39 ribu kalau 5 sasaran KPM bertambah dan jumlah dapur pun bertambah sesuai Kepres No. 6 Thn.2025," tutur Nardi Sunardi dalam sambutannya.
Camat Ciwidey juga turut menyampaikan progress capaian Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Ciwidey.
"Alhamdulilah sudah 2 gerai dibangun, yaitu Desa Panyocokan dan Desa Rawabogo pada tahap 1 dan tahap 2. Desa lainnya sekalipun ada beberapa desa yang tanahnya milik Pemda Kabupaten Bandung dan Pemerintah Pusat, masih dalam tahap perencanaan pembangunan gerai maupun gudang KDMP," tuturnya.
Camat Nardi Sunardi mengungkapkan Sekolah Rakyat saat ini sudah selesai pematangan lahan tahap I dan insya Allah tahap II akan dilaksanakan paling lambat bulan Maret 2026 agar pada saat bulan Agustus/September 2026 bisa melewati proses lelang Sekolah Rakyat tersebut.
"Dengan kehadiran Sekolah Rakyat sudah barang tentu akan berdampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja dan ekonomi," katanya.
Lebih lanjut Nardi Sunardi mengungkapkan kondisi lingkungan di wilayah Ciwidey ada beberapa desa yang mengalami longsor akibat curah hujan tinggi.
"Untuk itu, kami menghimbau kepada perangkat desa dan jajarannya untuk antisipasi dengan cara mitigasi," ungkapnya.
Ia mengungkapkan syukur alhamdulillah berkat dukungan para kepala desa beserta jajarannya dan sejumlah OPD, partisipasi masyarakat yang tinggi, Kecamatan Ciwidey menjadi Juara Pertama Inovasi Daerah Kompetisi Inovasi Bandung Bedas (KIBB) Tahun 2025.
Penghargaan ini diraih setelah Pemerintah Kecamatan Ciwidey melaksanakan sejumlah inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Adapun Inovasinya CSR (Camat Saba RW) atau PACAMAT SATIA (Pemerintah Kecamatan Saba katiap Desa)," ucapnya.
Camat Nardi Sunardi juga melaksanakan inovasi memberikan pelayanan langsung kepada warga masyarakat sampai ke Tingkat RW.
"Adapun pelayanannya Adminduk (KTP KK, KIA, Data Lahir, Mati dll). Pendataan UMKM, Posyandu, rawan pangan, stunting, pendataan usaha warungan agar kedepannya mempunyai perijinan seperti PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) dan lain-lain," ujarnya.
Pemerintah Kecamatan Ciwidey juga turut melaksanakan pendataan RTLH (rumah tidak layak huni), tembok penahan tanah (TPT), drainase, jalan dan pembersihan lingkungan RW setempat bersama B3S (biasanya merujuk pada kolaborasi dengan Tim/Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun/B3).
Lebih lanjut Camat Nardi Sunardi menyampaikan program trantib dengan menghimbau agar menghidupkan kembali Siskamling di tiap RT, RW dan desa serta mendata jumlah Poskamling.
Kemudian melaksanakan program inovasi sosial. Mulai dari pendataan anak putus sekolah, kemiskinan ekstrim, WRSE (Wanita Rawan Sosial Ekonomi), lansia, KUBE (Kelompok Usaha Bersama), ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa) dan lain-lain. @kos
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!