Mungkinkah Bitcoin Jadi Alat Pembayaran di Indonesia?

Desi Rossilawati
Selasa, 22 Juli 2025 | 14:03 WIB
Bagikan
Mungkinkah Bitcoin Jadi Alat Pembayaran di Indonesia?

Tetapi CBDC berbeda dengan stablecoin. Lantaran CBDC berjalan di blockchain private. Menurutnya, kehadiran stablecoin bisa menjadi salah satu alternatif bagi pemerintah untuk membiayai utang negara.

Berkaca dari stablecoin Tether (USDT) di AS. Dimas mengungkap, Tether sebelum menerbitkan USDT-nya, entitas tersebut membeli surat utang di AS sebagai backed reserve. Nah kerja sama seperti itu bisa juga berlaku di Indonesia.

Yakni perusahaan stablecoin swasta menjadikan surat utang pemerintah sebagai cadangan asetnya. Sehingga pada akhirnya dapat tercipta kondisi yang saling menguntungkan di antara kedua belah pihak. Menjadikannya aset potensial di masa depan jika memang mendapatkan dukungan positif dari pemerintah.

Terkait penggunaan Bitcoin sebagai alat tukar di Indonesia masih bergulir, namun hal itu sepertinya tidak akan bisa terwujud lantaran dalam aturan negara sudah ditetapkan bahwa Rupiah adalah satu-satunya mata uang yang sah untuk transaksi di negeri ini.

Bitcoin berpotensi menjadi alat penyimpan nilai, instrumen tabungan maupun inovasi keuangan lainnya. @desi

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.