Mulai 9 Mei, KA Argo Bromo Anggrek Berganti Nama Menjadi KA Anggrek
Pengumuman ini muncul di tengah perhatian publik terhadap rangkaian KA Argo Bromo Anggrek yang dalam beberapa hari terakhir terlibat dalam dua insiden berbeda.
Pada Jumat (1/5/2026) dini hari, kereta tersebut menabrak mobil rombongan pengantar haji di perlintasan swadaya di Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Peristiwa itu mengakibatkan lima orang meninggal dunia.
Sebelumnya, pada Senin (27/4/2026) malam, KA Argo Bromo Anggrek juga terlibat kecelakaan dengan rangkaian KRL di Stasiun Bekasi Timur. Insiden bermula ketika KRL berhenti akibat tertemper kendaraan di perlintasan sebidang, lalu KA Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta–Surabaya tidak sempat berhenti penuh dan menabrak rangkaian tersebut.
Jumlah korban jiwa dalam kecelakaan di Bekasi Timur dilaporkan mencapai 16 orang, sementara puluhan lainnya masih menjalani perawatan.
Namun hingga saat ini, KAI dalam unggahan resminya tidak mengaitkan langsung pergantian nama menjadi KA Anggrek dengan rangkaian insiden tersebut. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!