MUI Tepis Tuduhan Sebagai Gerbong Islam Radikal
VISI.NEWS | JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Informasi dan Komunikasi, KH Masduki Baidlowi, mengatakan bahwa MUI harus berbicara mengenai politik kebangsaan.
Kiai Masduki menambahkan, dalam demokrasi ada sisi prosedural dan demokrasi substansial. Kiai Masduki menyebut bahwa demokrasi substansial salah satunya yaitu politik kebangsaan.
“Bagaimana MUI menjadi bagian integral dari pembangunan bangsa ini, bukan menjadi masalah bangsa ini,” kata Kiai Masduki dalam Halaqah Mingguan Infokom MUI, Kamis (18/8/2022), dilansir dari laman resmi MUI pusat.
Pada kegiatan ini, Wakil Ketua Komisi Infokom MUI yang juga Ketua Pokja Media Watch, Dr. Gun Gun Heryanto, menjadi narasumber yang membahas mengenai: Strategi Komunikasi Politik MUI Menjelang Tahun Politik.
Kiai Masduki memberikan contoh, bagian dari demokrasi substansial yang harus dilakukan MUI seperti menjadi bagian dari perjuangan keadilan di negeri ini.
Selain itu, kata dia, MUI menjadi bagian secara integral untuk memperjuangkan pemerataan ekonomi agar tidak terjadi ketimpangan sosial.
“Saya kira hal-hal seperti itu sangat sah dan absah MUI berbicara dalam konteks demokrasi substansial,” ungkapnya.
Pada kesempatan ini, Kiai Masduki mengungkapkan rasa senangnya dengan kegiatan silaturahim dan kajian materi yang sangat penting ini.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!