MUI Tepis Tuduhan Sebagai Gerbong Islam Radikal
Menurutnya, kegiatan ini dapat membangun kedekatan yang pada akhirnya dapat lebih mudah untuk bekerja sama membuat program-program.
Apalagi, pertemuan ini membahas mengenai strategi komunikasi politik MUI menjelang tahun politik 2024.
“Kalau bicara strategi, biasanya kita mengikuti manajemen organisasi itu ada level ketiga setelah visi dan misi,” ungkapnya.
Oleh karenanya, berbicara mengenai strategi komunikasi politik MUI, harus dilakukan kajian terlebih dahulu mengenai visi dan misi MUI.
Sehingga, lanjutnya, dapat berbicara mengenai komunikasi politik MUI menjadi jelas substansi apa saja yang harus dibicarakan.
Salah satu persoalan yang dialami MUI, ungkap Kiai Masduki, adalah muncul tuduhan bahwa MUI merupakan gerbong dari Islam radikal.
Padahal, tegas Kiai Masduki, kenyataanya MUI bukan dari gerbong Islam radikal.
Selain itu, ia juga menyoroti kondisi masyarakat yang terbelah akibat politik praktis pada Pilres 2019 yang diwarnai oleh politik identitas.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!