MUI Gelar Penguatan Dakwah Islam 'Wasathiyah' di DKM Masjid Kampus di Bandung
“Sehingga dapat menyelenggarakan dakwah di masjid kampus dengan dakwah yang wasathiyah, yang akan mencerahkan dan meningkatkan pemahaman agama para mahasiswa dan semua civitas akademika, mengokohkan NKRI dan Pancasila,” kata dia
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa Islam Wasathiyah yang digaungkan MUI sejak selesai Munas di Surabaya tahun 2015 ini merupakan jihad dakwah.
Dia juga menyebut sepuluh poin penting dalam Islam Wasathiyah agar penafsirannya tidak berbeda-beda.
“Tahun ini merupakan start point dalam meneruskan jihad dakwah berdasarkan Islam Wasathiyah tersebut. Dalam jihad tersebut, agar penafsirannya tidak berbeda-beda, ada 10 karakter jihad tersebut,” ujarnya.
Dia mengungkapkan sepuluh poin penting dalam karakteristik Islam Wasathiyah yaitu sebagai berikut tawaauth (mengambil jalan tengah), tawazun (berkesinambungan), i’tidal (lurus dan tegas), tasamuh (toleransi), musawah (egaliter non diskriminatif), syura (musyawarah), islah (reformasi), awlawiyah (mendahulukan yang prioritas), tathawwur wa ibtikar (dinamis, kreatif, dan inovatif), dan tahaddhur (berkeadaban). @fen
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!