MPLS di Jabar Usung Konsep Panca Waluya dan Gandeng TNI-Polri
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 8 Juli 2025 | 16:30 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) tahun ajaran 2025/2026 di Jawa Barat akan memiliki konsep berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat memastikan pelaksanaan MPLS akan tetap mengacu pada pedoman Kementerian Pendidikan, namun dengan penambahan pelibatan unsur TNI dan Polri.
Kepala Disdik Jabar, Purwanto, mengatakan, pelaksanaan MPLS tahun ini dirancang untuk mendukung visi Gubernur Jawa Barat dalam membentuk generasi Panca Waluya. Generasi ini diharapkan memiliki kesehatan jasmani dan rohani, kecerdasan, ketangguhan, karakter yang baik, serta kepedulian terhadap lingkungan.
"Ya, MPLS kita akan mengacu pada juga pada apa yang disampaikan oleh kementerian tentunya ya teknisnya," ujar Purwanto pada Selasa (8/7/2025).
"Kemudian yang kedua kita akan melakukan inovasi berkenaan dengan upaya-upaya pembangunan generasi yang menjadi visi Gubernur sebagai generasi Panca Waluya," sambungnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Disdik Jabar akan bekerja sama dengan TNI dan Polri dalam pelaksanaan MPLS. Kehadiran aparat ini bertujuan membangun kedisiplinan dan menanamkan wawasan kebangsaan kepada siswa.
"Kita akan juga bekerja sama dengan TNI Polri untuk membantu kita membangun ekosistem di sekolah. Kemudian kita juga peduli terhadap perlindungan, sosial, ada aksi-aksi lingkungan dari anak-anak," jelasnya.
Menurut Purwanto, TNI dan Polri akan hadir secara rutin selama MPLS berlangsung, yang dijadwalkan mulai 14 Juli 2025 selama satu pekan. Aparat akan memberikan materi tentang bela negara, wawasan kebangsaan, dan menanamkan nilai disiplin.
"Kita upayakan setiap hari ada TNI Polri di sekolah membantu kita untuk memberikan pengarahan wawasan kebangsaan, bela negara, semangat tinggi kedisiplinan," tegasnya.
Disdik Jabar juga menyiapkan kelas inspirasi dengan mengundang tokoh-tokoh lokal untuk memberikan motivasi dan memperluas wawasan peserta didik sejak hari pertama sekolah.
"Kolaboratif lah. Bukan hanya TNI Polri nanti juga ada kelas-kelas inspirasi dari tokoh-tokoh lokal, kita siapkan," pungkasnya. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!