Momen Liburan Berubah Menjadi Tragedi: 13 Pelajar Mojokerto Terseret Ombak, 3 Tewas

Desi Rossilawati
Rabu, 29 Januari 2025 | 11:38 WIB
Bagikan
Momen Liburan Berubah Menjadi Tragedi: 13 Pelajar Mojokerto Terseret Ombak, 3 Tewas

VISI.NEWS | JOGJA - Sebanyak 13 pelajar asal Mojokerto, Jawa Timur, terseret arus air yang mengalir kuat ke arah laut saat bermain air di Pantai Drini, Gunungkidul, Selasa (28/1/2025).

Dari belasan pelajar, 9 orang berhasil diselamatkan, 3 meninggal dunia, dan satu masih dalam proses pencarian, kemarin. Berikut sejumlah fakta peristiwa tragis tersebut.

Bermain di Area Palung

Sekretaris SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Pantai Baron, Surisdiyanto menjelaskan, kejadian bermula saat rombongan dari SMP N 7 Mojokerto tiba di Pantai Drini pukul 06.30 WIB. Selanjutnya, beberapa siswa bermain air di pantai tersebut.

"Sampai di pantai rombongan bermain air di area palung atau di jalur kapal Pantai Drini," kata Surisdiyanto dikutip dari keteranganya saat di Pantai Drini, Selasa (29/1/2025). Hiraukan Imbauan Petugas

Karena berada di area palung, tim SAR yang berjaga berulang kali meminta para siswa untuk tidak bermain ke tengah. Namun hal tersebut tidak menghentikan siswa-siswa itu bermain air.

"Nah, berulang kali petugas dan masyarakat mengimbau agar tidak bermain air ke tengah tapi tidak diindahkan," ucapnya.

Benar saja, saat terhantam ombak besar, ada 13 siswa yang terseret ke tengah laut. Adapun 13 siswa itu masing-masing bernama Firnanda Rahmadani (13), Bintang Kenzie (13), Petra Agustino (13), Refana Bagas (13), M. Zaky (13), Arizona Reza (13), Ahmad Muzaki (13), Ainoah (13), Raditya Rangga (13), Alfian Aditya Pratama (13), Rifky Yoeda Pratama (13), Malven Yusuf (13), dan Bayhaki F. (13).

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.