Minyakita di Palopo Kosong Dua Pekan, Bulog Sebut Kuota Turun
Minyakita./visi.news/prabowosubianto.com.
VISI.NEWS | BANDUNG - Kelangkaan Minyakita mulai dirasakan masyarakat di Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Dalam dua pekan terakhir, minyak goreng bersubsidi tersebut semakin sulit ditemukan di sejumlah kios dan lapak pedagang di kawasan Pusat Niaga Palopo (PNP). Kondisi ini tidak hanya berdampak pada ketersediaan barang di pasaran, tetapi juga memicu kenaikan harga sejumlah merek minyak goreng lainnya.
Fenomena kosongnya stok Minyakita di tingkat pedagang menjadi indikator adanya gangguan pada rantai pasokan. Di tengah kebutuhan masyarakat terhadap minyak goreng yang stabil dan terjangkau, berkurangnya distribusi Minyakita berpotensi menambah tekanan terhadap pengeluaran rumah tangga, terutama bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang selama ini mengandalkan produk tersebut.
Salah seorang pedagang di PNP, Meli, mengaku sudah tidak menerima pasokan Minyakita selama dua minggu terakhir. Selama ini ia memperoleh stok dari pemasok yang berada di Kabupaten Pinrang dan Tana Toraja. Namun belakangan distribusi mengalami perubahan sehingga pasokan tidak lagi mengalir ke kiosnya.
"Sudah dua minggu kosong. Biasanya saya ambil dari Pinrang dan Toraja, tapi sekarang tidak ada lagi pasokan. Alasannya penjualan hanya melalui agen resmi," kata Meli dalam keterangannya dikutip, Jumat, (12/6/2026).
Menurut Meli, sebelum stok habis, Minyakita dijual dengan harga sekitar Rp18.000 per liter. Angka tersebut bahkan sudah berada di atas Harga Eceran Tertinggi yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter. Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan pasokan telah lebih dulu memengaruhi harga sebelum produk benar benar menghilang dari sejumlah kios.
Dampak kelangkaan tidak hanya dirasakan pada Minyakita. Sejumlah merek minyak goreng komersial juga mengalami kenaikan harga. Minyak goreng merek Sunco dan Bimoli ukuran dua liter yang sebelumnya dijual Rp44.000 kini naik menjadi Rp50.000 per kemasan. Sementara minyak goreng merek Masku yang sebelumnya berada di kisaran Rp42.000 kini mencapai Rp47.000 untuk ukuran yang sama.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!