Mereka yang Kurang Beruntung Menceritakan Kisah Ketahanan Iklim Mereka
Hal ini berdampak besar terhadap penghidupan para petani dan nelayan. Kegagalan panen, kesulitan keuangan dan masalah kesehatan menyusul. Kelompok rentan seperti orang lanjut usia, perempuan, dan penyandang disabilitas adalah kelompok yang paling terkena dampaknya.
Penyandang disabilitas menghadapi serangkaian tantangan khusus karena kebutuhan pengasuhan, terbatasnya mobilitas (baik fisik maupun sosial), dan potensi tantangan dalam mengambil tindakan pencegahan.
Perempuan berisiko karena distribusi tanggung jawab perawatan dan kekuasaan yang tidak merata dalam rumah tangga mereka sehingga berdampak pada kapasitas mereka untuk merespons peristiwa iklim.
Para lansia semakin rentan terhadap dampak perubahan iklim karena faktor-faktor seperti berkurangnya mobilitas, meningkatnya kebutuhan perawatan, dan menurunnya tingkat kesehatan, yang secara kolektif berkontribusi pada peningkatan morbiditas dan mortalitas.
Membangun ketahanan iklim berarti memanfaatkan faktor sosial, budaya, ekonomi, dan politik serta mengatasi hambatan yang memengaruhi cara individu terhubung dan merespons kerentanan lingkungan.
Ketahanan iklim mencakup kapasitas dan kemampuan beradaptasi sistem dan individu untuk menyesuaikan diri di tengah perubahan yang sedang berlangsung. Ketahanan lebih dari sekedar penghindaran kerentanan; itu mencakup seluruh kapasitas sistem.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!