Mereka yang Kurang Beruntung Menceritakan Kisah Ketahanan Iklim Mereka
- Perempuan, lanjut usia, dan penyandang disabilitas merupakan kelompok paling rentan yang terkena dampak perubahan iklim
Oleh Ria Ernunsari (360info)
PERUBAHAN iklim memperburuk bencana dan berdampak pada mata pencaharian sehingga membangun ketahanan iklim melibatkan pemanfaatan faktor sosial, budaya, ekonomi dan politik.
Krisis iklim berdampak pada kita semua. Namun beberapa anggota masyarakat terkena dampak yang lebih parah dibandingkan yang lain.
Melalui sudut pandang perempuan, orang lanjut usia, dan penyandang disabilitas, laporan khusus ini menyajikan kisah-kisah pribadi tentang bagaimana perubahan iklim mempunyai dampak yang sangat besar dan belum pernah terjadi sebelumnya terhadap kehidupan mereka.
Di sini, kami fokus pada kehidupan manusia di negara yang jarang membahas perubahan iklim – Indonesia.
Indonesia merupakan negara yang rawan bencana. Gempa bumi, gunung berapi, siklon tropis, banjir, kebakaran hutan dan tsunami sudah sering terjadi namun kesadaran akan mitigasi bencana masih relatif rendah.
Banyak masyarakat Indonesia yang menganggap bencana alam sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, menganggap kerusakan atau korban jiwa sebagai hal biasa dan tidak memerlukan upaya mitigasi.
Perubahan iklim memperburuk parahnya banyak bencana yang terjadi. Meski tidak terjadi bencana, perubahan pola curah hujan akibat perubahan iklim berdampak pada pertanian dan perikanan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!