Menyusuri Jejak Anjuk Ladang, Menemukan Ruh Sejarah Kabupaten Nganjuk

ED
Senin, 24 Agustus 2026 | 19:12 WIB
Bagikan
/

Dari Berbek ke Kabupaten Nganjuk

Memasuki masa kolonial, wilayah yang kini menjadi Kabupaten Nganjuk pernah dikenal sebagai Kabupaten Berbek. Seiring perkembangan pemerintahan dan pertimbangan strategis, pusat pemerintahan kemudian dipindahkan ke Nganjuk. Pada awal abad ke-20, nama Kabupaten Berbek resmi berubah menjadi Kabupaten Nganjuk dan berlaku efektif sejak 1 Januari 1929.

Perubahan tersebut menandai babak baru perjalanan daerah yang terus berkembang hingga menjadi salah satu kabupaten penting di Jawa Timur.

Bagi Edi Sudjono, perjalanan Gowes Sejarah bukan sekadar aktivitas olahraga, melainkan cara untuk menyapa kembali jejak peradaban yang membentuk identitas bangsa.

“Setiap daerah memiliki cerita. Ketika kita mengayuh sepeda dan berhenti di situs-situs sejarah seperti di Nganjuk, kita belajar bahwa kemajuan hari ini tidak lahir begitu saja. Ada perjuangan, pengorbanan, dan kebijaksanaan para pendahulu yang menjadi fondasinya,” ujarnya.

Ia berharap generasi muda semakin mengenal sejarah daerahnya sendiri, karena dari sejarah itulah lahir rasa memiliki, kebanggaan, dan tanggung jawab untuk menjaga warisan budaya bangsa.

Kabupaten Nganjuk hari ini mungkin dikenal sebagai daerah agraris dan jalur strategis di Jawa Timur. Namun di balik itu, tersimpan kisah besar tentang Anjuk Ladang, tanah kemenangan yang telah berdiri lebih dari seribu tahun, menjadi saksi perjalanan panjang peradaban Nusantara.***

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.