Menutup 2024, Dede Farhan Aulawi Muhasabah Akhir Tahun di Mesjid Asy Syukur

ED
Rabu, 1 Januari 2025 | 06:24 WIB
Bagikan
Menutup 2024, Dede Farhan Aulawi Muhasabah Akhir Tahun di Mesjid Asy Syukur

VISI.NEWS | CIMAHI - menutup akhir tahun 2024, Dede Farhan Aulawi kembali memenuhi undangan dari majelis taklim untuk menyampaikan ceramah bertajuk Muhasabah Akhir Tahun di Mesjid Asy Syukur, Kompleks KCVRI Cipageran - Cimahi. Ceramah yang diselenggarakan pada 30 Desember ini dihadiri oleh ratusan jemaah yang antusias untuk mengikuti kajian dan menyimak pesan-pesan penting tentang refleksi diri.

Dede Farhan mengingatkan bahwa muhasabah, atau evaluasi diri, bukanlah hal yang hanya dilakukan ketika menjelang pergantian tahun saja. Menurutnya, muhasabah seharusnya menjadi kebiasaan yang dilakukan secara rutin untuk melihat sejauh mana amal baik dan amal buruk yang telah kita lakukan. Hal ini, ujar Dede, merupakan sarana untuk memperbaiki diri agar lebih baik lagi di masa yang akan datang, sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam ceramahnya, Dede Farhan menjelaskan bahwa muhasabah tidak hanya terbatas pada penilaian diri terhadap amal ibadah, namun juga terhadap sikap dan perilaku sehari-hari. “Penting bagi kita untuk sering-sering menghisab diri, agar kita bisa terus memperbaiki kekurangan yang ada. Jangan sampai kita merasa cukup, karena sejatinya kita masih jauh dari kesempurnaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dede mengingatkan bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang luas untuk melakukan perbaikan. Meskipun sering berbuat salah, tidak ada kata terlambat untuk berubah dan melakukan perbaikan. "Saat kita menghisab diri, kita menjadi lebih sadar atas kekurangan diri, dan kesadaran ini akan mendorong kita untuk terus berusaha memperbaiki diri menjadi lebih baik lagi," tambahnya.

Menurut Dede Farhan, salah satu ciri penting dalam mengikuti pengajian adalah adanya perubahan nyata pada diri seseorang. Perubahan tersebut mungkin dimulai dari hal-hal kecil, namun memiliki dampak yang besar dalam memperbaiki kualitas hidup. "Jangan sampai setelah mengikuti pengajian, kita tetap tidak ada perubahan dalam perilaku. Itu menandakan bahwa pengajian tersebut tidak memberikan manfaat yang seharusnya," ungkapnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.