Menlu RI: Pengakuan Palestina oleh Inggris-Prancis Bisa Jadi Titik Balik Perdamaian Timur Tengah
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 31 Juli 2025 | 15:27 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA- Pemerintah Indonesia menyambut positif langkah Inggris dan Prancis yang menyatakan akan mengakui negara Palestina secara resmi. Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan bahwa Indonesia telah menyampaikan apresiasi atas komitmen kedua negara besar Eropa tersebut.
"Kita sudah sampaikan kemarin, kita mengapresiasi Prancis yang sudah menyatakan pengakuannya terhadap Palestina. Sekarang Inggris, kita berterima kasih, dan berharap lebih banyak lagi yang akan mengakui Palestina," ujar Sugiono di Kantor Kementerian Luar Negeri, Kamis (31/7/2025).
Pengakuan tersebut dinilai Sugiono sebagai langkah nyata untuk mewujudkan solusi dua negara (two-state solution) dalam konflik panjang antara Israel dan Palestina. Ia menilai, langkah konkret lebih dibutuhkan ketimbang sekadar pernyataan dalam forum-forum internasional.
"Tangible (nyata) bukan tidak berhenti pada tataran pembicaraan di setiap pertemuan demi pertemuan, tapi saya kira ini adalah langkah yang sangat kita sambut dengan baik," tegasnya.
Sugiono juga menegaskan bahwa Indonesia akan terus mendorong komunitas internasional agar lebih banyak negara mengakui kedaulatan Palestina, demi menciptakan perdamaian berkelanjutan di kawasan Timur Tengah.
Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyampaikan rencana pengakuan Palestina dalam pidato kenegaraan dari Downing Street. Pemerintah Inggris akan mengambil langkah itu secara resmi pada September 2025, kecuali Israel memenuhi tuntutan gencatan senjata dan sejumlah persyaratan penting lainnya.
Presiden Prancis Emmanuel Macron pun telah lebih dahulu mengumumkan niatnya mengakui Palestina dan berencana membawanya ke Sidang Umum PBB. Meskipun menuai penolakan dari sekutu seperti Israel dan AS, Prancis tetap bertahan pada keputusannya. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!