Menko Pangan Akui Ada Kasus Keracunan MBG, Tapi Janjikan Perbaikan Total
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 9 Mei 2025 | 18:00 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Menko Zulhas mengakui adanya sejumlah kasus keracunan yang terjadi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), namun menegaskan jumlahnya sangat kecil dan tak mengurangi komitmen pemerintah untuk mencapai zero accident.
"Kita sedang bekerja keras agar zero accident. Walaupun kemarin kan 0,00 sekian (persen). Dari 3,4 juta, 4 kasus yang keracunan. Ini akan lebih diperhatikan, sehingga target zero accident," ujar Zulhas usai memimpin rapat di kantornya, Jumat (9/5/2025).
Program MBG, yang menjadi andalan Presiden Prabowo Subianto, menurut Zulhas masih dalam tahap awal dan terus disempurnakan, baik dari sisi manajemen, personel, hingga sistem distribusi. Saat ini, program baru menjangkau sekitar 3,4 juta orang dari total target 82,9 juta penerima manfaat.
Zulhas menyebut salah satu tantangan adalah potensi kecemburuan sosial jika distribusi tidak merata, terutama di wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal).
"Apalagi kalau daerah-daerah tertentu seperti daerah 3T. Kalau satu dapat yang lain dapat, dia merasa, kok kami dibedakan. Itu bapak Presiden berat sekali. Oleh karena itu perlu ada percepatan pengguna manfaat," katanya.
Untuk memastikan program berjalan optimal, Zulhas menekankan pentingnya kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk keterlibatan pemerintah daerah. Ia juga menyebut perlunya regulasi seperti Perpres atau Inpres untuk mengatur sinergi antar-instansi.
"Peran bupati, gubernur, peran kita semua kementerian terkait, harus men-support semua. Misalnya Kementerian Keuangan, bagaimana duitnya lancar. Kalau mau perannya PANRB, bagaimana cepat kalau kita perlu orang. Jadi ini terkait banyak," tegasnya. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!