Menjaga Ukhuwah Nahdliyah dalam Muktamar NU
NU juga dikenal sebagai kelompok yang sangat konsisten dalam menjaga ukhuwah islamiyah seperti pembelaan NU terhadap Palestina. Dalam konteks ukhuwah wathaniyah, tak perlu diragukan lagi bahwa NU menjadi garda terdepan penjaga bangsa. Demikian pula, ukhuwah insaniyah terwujud dalam upaya membela siapa pun yang lemah tanpa memperhatikan soal suku, agama, ras, atau golongan.
Pada momen-momen tertentu, seperti pemilu atau muktamar NU, ukhuwah nahdliyah dapat menjadi faktor yang memperkuat ikatan, tetapi di sisi lain berpotensi menjadi faktor yang menimbulkan kerenggangan. Perbedaan politik di antara warga NU, jika tidak disikapi secara dewasa, dapat merenggangkan persaudaraan. Sesama pengurus yang sebelumnya akrab menjadi dingin hubungannya.
Tradisi yang berlaku di partai politik dengan melakukan demonstrasi kepada lawan politik atau bahkan melakukan tuntutan hukum bukanlah hal yang pantas dilakukan di lingkungan NU. Sebagai ormas Islam, Nahdlatul Ulama mesti mengutamakan pendekatan akhlak, mesti mengutamakan cara-cara yang baik untuk meraih tujuan baik. Nahdlatul Ulama sangat dikenal dengan konsep tabayyun, yaitu melakukan klarifikasi atas permasalahan yang terjadi. Kemudian dilakukan musyawarah untuk mencari solusi bersama.
Jika tidak ada titik temu maka sudah ada aturan organisasi seperti AD/ART, Peraturan Organisasi (PO), berbagai pedoman organisasi, termasuk undang-undang dan aturan pemerintah yang menjadi panduan dalam penyelesaian masalah. Aturan dibuat untuk memandu jalannya organisasi, termasuk menjadi acuan bersama ketika tidak terjadi kesepakatan antar pihak.
Warga atau pengurus NU juga tidak perlu terpolarisasi dalam aksi dukung-mendukung calon ketua umum, toh semua yang akan dicalonkan merupakan tokoh yang mumpuni. Jika kelompok tengah ini dominan, maka mereka akan menjadi peredam dari tarik-menarik yang dilakukan oleh kelompok yang sedang bersaing. Yang perlu terus kita lakukan adalah kerja-kerja konkret yang memberi dampak kepada warga NU seperti dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Toh semuanya juga bagian dari program besar NU siapa pun yang menjadi pemimpin.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!