Mengenal Tujuh Ulama Pahlawan Nasional

ED
Jumat, 5 Januari 2024 | 04:36 WIB
Bagikan
Mengenal Tujuh Ulama Pahlawan Nasional

KH Mas Mansyur adalah sosok penting dalam sejarah Indonesia, lahir di Surabaya pada tanggal 25 Juni 1896. Ia dikenal sebagai tokoh pembaharu Islam di Indonesia dan merupakan salah satu dari 4 Serangkai bersama Soekarno, Hatta, dan Ki Hadjar Dewantara.

Ayahnya, Kiai Mas Ahmad, berasal dari pesantren Sidoresno, Surabaya, yang menjadi lingkungan awal pembentukan karakternya.

Sejak masa remaja, Mas Mansyur menimbadi ilmu di Al-Azhar, Mesir, lalu ke Mekkah, dan kembali ke Tanah Air pada 1915.

Tiba di Indonesia, ia aktif bergerak dalam berbagai organisasi pergerakan. Salah satu peran pentingnya adalah ketika memimpin organisasi Muhammadiyah pada periode 1937-1943.

Mas Mansyur meninggal di Surabaya pada tanggal 25 April 1946, meninggalkan warisan besar bagi bangsa Indonesia. Pengabdiannya diakui oleh negara, dan pada tanggal 26 Juni 1964, ia secara resmi ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.

6. KH Wahid Hasyim

KH Wahid Hasyim lahir di Tebu Ireng, Jombang pada 1 Juni 1914. Ia merupakan putra dari tokoh agama terkemuka, KH Hasyim Asyari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU).

Selain itu, KH Wahid Hasyim juga dikenal sebagai ayah dari Abdurrahman Wahid, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Dur, Presiden ke-4 Republik Indonesia.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.