Mengenal Ki Gede Guwa, Pendiri Desa Guwa Kabupaten Cirebon, Inilah Kesaktianya
VISI.NEWS | CIREBON - Ki Gede Guwa adalah salah satu tokoh sejarah yang berasal dari Cirebon. Ia adalah putra dari Pangeran Gesang, yang merupakan demang atau pejabat kesultanan Cirebon pada abad ke-16. Ki Gede Guwa memiliki nama asli Ki Baluran atau Ki Arga Suta. Ia juga dikenal dengan nama Syeh Madunjaya.
Ki Gede Guwa terlibat dalam pembagian tanah cakrahan milik ayahnya, yang terletak di sebelah utara perbatasan wilayah Cirebon dan Indramayu. Ia berselisih dengan tiga saudaranya, terutama dengan adik perempuannya, Nyi Mertasari, yang menginginkan pembagian tanah yang adil.
Untuk menyelesaikan perselisihan tersebut, Sunan Gunung Jati mengadakan sayembara, dengan Ki Panunggul dari Pajajaran sebagai juri. Sayembara tersebut mengharuskan para putra Pangeran Gesang untuk mendatangkan jenis-jenis hewan seisi hutan dengan kesaktian mereka.
Ki Gede Guwa menunjukkan kesaktiannya dengan menancapkan tongkat di atas tanah, yang kemudian menjelma menjadi ular kendang. Namun, ia kalah dengan Nyi Mertasari, yang mampu memanggil berbagai macam hewan dengan tangannya.
Nyi Mertasari pun berhak atas seluruh tanah cakrahan ayahnya. Namun, atas usulan Ki Warsiki dan restu Sunan Gunung Jati, tanah tersebut dibagi-bagi kepada para putra Pangeran Gesang, dengan Nyi Mertasari sebagai penentu letak dan luasnya.
Ki Gede Guwa mendapat bagian tanah di sebelah barat. Ia pun membuka hutan dengan cara membakarnya, sehingga hutan menjadi lautan api. Percikan apinya sampai ke tepi pantai wilayah Indramayu, tepatnya di daerah Eretan, sehingga hutan di daerah itu sebagian ikut terbakar.
Ki Gede Guwa kemudian membangun pendukuhan dan hidup rukun damai bersama masyarakatnya. Suatu ketika, datanglah segerombolan perampok yang hendak menyatroni daerah itu. Ki Gede Guwa, yang telah bersumpah tidak akan berperang dan mengadu kesaktian dengan siapa pun, menghindar pergi bersama keluarganya.
Tanah yang dilalui Ki Gede Guwa beserta keluarganya tiba-tiba membelah dan menutup, seperti bersembunyi di dalam gua. Oleh karena itu, daerah itu kemudian disebut Desa Guwa. Ki Gede Guwa terus menghindar ke arah utara hingga masuk wilayah Indramayu.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!