Mengenal Istilah Nature Deficit Disorder dan Rekomendasi Aktivitas Outdoor
Yoga in Nature: Yuk, sesekali geser praktik yoga Anda ke luar—taman, pantai, atau cukup ke halaman belakang rumah Anda. Nikmati udara segar dan dengarkan suara alam untuk membantu Anda fokus ke laju pernapasan. Manfaatkan pelacakan kalori, deteksi gerakan yoga dan panduan animasi gerakan yoga ketika melakukan yoga di alam tanpa instruktur.
Trail Running: Anda yang sudah penat dengan lari di jalan bisa mencoba lari di lereng bukit atau pegunungan. Jalur ekstrem yang ditawarkan oleh alam ini akan menantang adrenalin, bahkan bisa mengalahkan rekor pribadi Anda. Umumnya Anda membutuhkan smartwatch dengan akurasi GPS tinggi, baterai awet, serta fitur navigasi. Tambahan fitur di smartwatch yang dibutuhkan ketika trail run adalah fitur navigasi TrackBack yang bisa membawa Anda kembali ke titik awal berlari melewati jalur yang sama. Catat juga elevasi medan berlari dan asah kemampuan mendaki Anda dengan fitur Hill Score.
SUP dan Kayaking: Stand-up paddleboarding (juga dikenal sebagai SUP) adalah aktivitas olahraga air dimana pengendara berdiri di atas papan besar dan menggunakan dayung untuk bergerak di dalam air. SUP melibatkan otot inti, lengan, dan kaki, sehingga meningkatkan keseimbangan dan koordinasi serta dapat membantu membakar kalori dan membangun kekuatan. Sementara kayak adalah olahraga air yang melibatkan perahu sempit dengan dayung berbilah ganda untuk bergerak di atas air yang menargetkan tubuh bagian atas, terutama lengan, bahu, dan punggung sehingga baik untuk melatih kardio sembari melihat pemandangan sekitar. Pakai smartwatch yang kedap air (baik air laut maupun air tawar) ketika melakukan dua olahraga air ini. Lebih baik jika smartwatch Anda punya pengisian daya tenaga matahari dan pilihan olahraga ini, karena Anda tidak perlu repot mengunduh aplikasi penunjang.
Mountain Biking: Merupakan olahraga sepeda off-road yang biasanya dilakukan di medan kasar seperti gunung, gurun, atau bebatuan dengan sepeda gunung yang dirancang khusus. Ketika melakukan olahraga ini, sebaiknya Anda menggunakan alat pelacak dengan sensor biometrik yang dikenakan sepanjang hari sehingga dapat membantu Anda bernavigasi, memaksimalkan latihan, dan memulihkan diri setelah beraktivitas. Faktor-faktor tambahan seperti pelacakan berkendara (rute, elevasi, deteksi tanjakan), masa pakai baterai, visibilitas layar, dan pemantauan kebugaran menjadi kunci untuk memilih smartwatch ketika berolahraga MTB ini.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!