Menelusuri Jejak Manusia Purba di Trinil
Situs Penting di Tepi Bengawan Solo
Dedi Hayu juga meluruskan anggapan yang selama ini berkembang mengenai Trinil. Banyak orang mengira Trinil merupakan nama desa atau dusun, padahal sebenarnya Trinil adalah nama situs paleoantropologi yang berada di kawasan aliran Sungai Bengawan Solo.
Lokasi situs berada di perbatasan tiga wilayah, yakni Desa Ngancar, Desa Gemarang, dan Dusun Pilang, Desa Kawu, Kecamatan Kedunggalar.
Nama "Trinil" sendiri disebut memiliki keterkaitan dengan penyebutan Sungai Nil di Mesir karena kondisi geografisnya yang sama-sama berada di sekitar aliran sungai besar yang menjadi sumber kehidupan.
Kawasan ini diperkirakan berusia antara satu juta hingga lima ratus ribu tahun berdasarkan analisis lapisan tanah dan sedimen yang menjadi media pengawetan fosil.
Indonesia Gudang Fosil Homo Erectus Dunia
Dalam pemaparannya, Dedi menegaskan bahwa Indonesia memiliki posisi sangat penting dalam penelitian manusia purba dunia.
Ia menyebut sekitar 60 persen temuan Homo erectus dunia berasal dari Indonesia, mulai dari Trinil di Ngawi, Sangiran di Sragen, Mojokerto, Sambungmacan, hingga sejumlah situs lain di Pulau Jawa.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!