Mendikti Saintek Ungkap Alasan Libatkan TNI dalam Pembekalan LPDP
Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto./visi.news/umy.
VISI.NEWS | JAKARTA - Rencana pelibatan TNI dalam pembekalan penerima beasiswa LPDP mulai mencuat setelah pernyataan Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Brian Yuliarto. Kebijakan ini muncul sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan mahasiswa sebelum menempuh studi di luar negeri.
Awal mula wacana ini disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto. Ia menjelaskan bahwa pelibatan TNI bertujuan untuk membekali penerima beasiswa agar tidak mengalami gegar budaya saat menjalani pendidikan di luar negeri.
"Supaya mereka tidak culture shock dan semacamnya. Termasuk disiplin. Penguatan kebangsaan juga ada," ujar Brian dikutip dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).
Dalam penjelasannya, pembekalan tersebut tidak hanya difokuskan pada kesiapan mental, tetapi juga pada penanaman nilai nilai kedisiplinan dan kebangsaan. Menurut Brian, hal ini penting agar para penerima beasiswa memiliki orientasi yang jelas untuk kembali ke Indonesia dan memberikan kontribusi nyata.
Tahap berikutnya dalam rencana ini adalah penyusunan materi pembekalan yang akan melibatkan unsur TNI. Materi yang dirancang mencakup pelatihan disiplin, kerja keras, serta penguatan semangat kebangsaan.
"Jadi intinya sih LPDP ini butuh muatan muatan disiplin, kerja keras, kebangsaan," tuturnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tujuan utama dari pembekalan ini adalah membentuk karakter penerima beasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki komitmen terhadap pembangunan nasional.
"Kenapa, supaya ketika belajar mereka nanti mereka ada semangat bagaimana setelah kembali ke Indonesia bisa memberikan kontribusi yang terbaik untuk bangsa kita," imbuhnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!